Panduan Penegak Bantara

Materi Panduan

Pramuka Penegak Bantara

Kwarran Sendangagung Lampung Tengah

 

Sendangagung

TAGIHAN SOAL 1

AMBALAN PENEGAK

Anggota Ambalan Penegak selalu aktif dalam kegiatan di Ambalan Penegak. Dalam hal ini artinya tidak pernah bolos dalam latihan mingguan atau kegiatan ambalan lainnya kecuali dengan alasan yang dapat dipertanggungjawabkan. Dibuktikan dengan absensi kehadiran ekstra Pramuka. Sekurang-kurangnya telah mengikuti ekstra pramuka sebanyak 18 (delapan belas) kali. Pertemuan-pertemuan Ambalan Penegak juga bisa berupa pertemuan di luar Ambalan sekolah. Misalnya di DKR, DKC, latihan/ kunjungan ke pramuka penggalang, satuan karya (Saka), dan kegiatan kepramukaan lainnya yang dibuktikan dengan surat keterangan dari pembinanya.

 

TAGIHAN SOAL 2

TELAH MEMPELAJARI DAN MENYETUJUI ANGGARAN DASAR GERAKAN

PRAMUKA (GP)

Anggota Ambalan Penegak harus mememahami isi naskah Anggaran Dasar Gerakan Pramuka (GP) yang disahkan oleh Presiden Republik Indonesia.

Umum

  1. AD/ART merupakan suatu pegangan atau bisa dikatakan peraturan dan ketentuan-ketentuandalam suatu organisasi. AD/ART GP ditambah Petunjuk Penyelenggaraan adalah landasan hukum semua gerak kegiatan GP yang harus ditaati oleh anggota GP.
  2. AD GP berisi mukaddimah dan hal-hal yang bersangkutan dengan apa dan bagaimana GP itu.
  3. Uraian-uraian dalam anggaran dasar bersifat umum dan pokok.
  4. AD GP dibuat dan disyahkan oleh MUNAS GP sebagai pemegang kekuasaan tertinggi GP.
  5. AD GP sebagai hasil musyawarah nasional GP ditetapkan dengan keputusan Presiden RI.
  6. AD Gerapan Pramuka diperinci lebih lanjut dalam ART GP dan petunjuk penyelenggaraannya.
  7. AD dan ART GP serta petunjuk penyelenggaraan itu harus ditaati, dihayati oleh setiap anggota GP.

Maksud

Maksud adanya Anggaran Dasar adalah untuk dijadikan pegangan dan landasan gerak kegiatan anggota GP dan Kwartir GP.

Tujuan

  1. Mengatur segala sesuatu yang berkaitan dengan kehidupan GP.
  2. Sebagai pedoman untuk bekal hidup masa depan.
  3. Sebagai aturan dalam GP
  4. Sebagai gugus kendali mutu dalam setiap kegiatan GP.

(Lihat kembali Anggaran Dasar Buku Anggaran Dasar GP)

 

TAGIHAN SOAL 3

MENGERTI DAN BERSUNGGUH-SUNGGUH MENGAMALKAN

DASA DHARMA

DAN TRISATYA, DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI

Janji Pramuka dinamakan TRISATYA, dan berbunyi sebagai berikut:

TRISATYA

Demi kehormatanku, aku berjanji akan bersungguh-sungguh:

Menjalankan kewajiban terhadap Tuhan, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan

mengamalkan Pancasila.

Menolong sesama hidup dan ikut serta membangun masyarakat.

Menepati Dasa Dharma.

Kode moral pramuka dinamakan DASA DHARMA PRAMUKA, dan berbunyi sebagai berikut:

DASA DHARMA PRAMUKA

Pramuka itu:

1. Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;

2. Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia;

3. Patriot yang sopan dan kesatria;

4. Patuh dan suka bermusyawarah;

5. Rela menolong dan tabah;

6. Rajin terampil dan gembira;

7. Hemat cermat dan bersahaja;

8. Disiplin berani dan setia;

9. Bertanggungjawab dan dapat dipercaya;

10. Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan.

TAGIHAN SOAL 4

DAPAT MEMBERI SALAM PRAMUKA, DAN TAHU MAKSUD DAN PENGGUNAANNYA

Pengertian

Salam Pramuka adalah salam yang terdapat dalam pramuka dan dilaksanakan oleh seorang pramuka kepada pramuka lain. Oleh karena itu, dengan salam pramuka tersebut, setiap anggota pramuka dituntut dapat memberi salam pramuka, dan tahu maksud penggunanya.

Sesuai adat ambalan yang berlaku di pangkalan  Ambalan Masing-masing. Dan demikian pula disesuaikan dengan adat kebiasaan masyarakat, misalnya: di Indonesia umumnya lima jari lima jari tangan sebagai isyarat salam yang megadung arti saling memperingatkan kedisiplinan sebagai pramuka wajib menjalankan pancasila sesuai dengan apa yang dituntut oleh Trisatya Pramuka.

Dasar

Sebagaimana disebutkan diatas pramuka yang muslim melaksanakan salam sesuai dengan sumber hukumnya yang diwariskan Rasulullah SAW, yaitu al-Qur’an dan al-Hadits.

Artinya:

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kalian memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya. Yang demikian itu lebih baik bagimu, agar kamu (selalu) ingat“ (QS. An-Nur (24) : 27).

Firman Allah SWT:

Artinya:

“Apabila kalian diberi penghormatan dengan sesuatu penghormatan, maka balaslah penghormatan itu

dengan yang lebih baik dari padanya, atau balaslah penghormatan itu (dengan yang serupa).

Sesungguhnya Allah selalu membuat perhitungan atas tiap-tiap sesuatu“.

 (QS. An-Nisa’ (4) : 86)

Tata cara pengucapan salam dalam ajaran Islam diatur sedemikian rupa, sehingga menghilangkan sebuah kesan bahwa umat Islam haus dihormati, selalu ingin dihargai atau pose power syndrome. Dengan demikian Islam mengatur cara mengucapkan salam dari siapa dan untuk siapa, siapa yang lebih dahulu menyapa berdasarkan status sosial, dan situasi kondisi.

Sebagai mana diatur dalam sebuah Hadits Nabi :

Artinya :

Rasulullah SAW pernah bersabda : “Orang-orang yang berkendaraan hendakanya memberi salam kepada yang berjalan kaki, orang-orang yang berjalan kaki memberi salam kepada yang sedang duduk

dan orang yang sedikit hendaklah memberi salam kepada khalayak ramai”

 (HR. Bukhari Muslim, dari Abu Hurairah ra.)

 

Pembagian Salam Pramuka

Dalam GP kita mengenal tiga macam salam pramuka, yaitu:

1. Salam Biasa

Salam biasa dipergunakan apabila seorang pramuka bertemu dengan pramuka lain untuk pertama kali atau yang terakhir pada hari itu. Siapa yng melihat lebih dulu dialah yang harus memberi salam lebih dulu secara otomatis tanpa aba-aba, tidak pandang pangkat mana yang lebih tua atau lebih muda.

Maksud memberikan salam biasa adalah:

  1. Sebagai tanda saling menghargai, menghormati, dan menyayangi serta mempererat tali persaudaraan di antara sesama anggota Pramuka.
  2. Untuk saling mendo’akan keselamatan baik yang diberi ataupun yang memberi salam Pramuka.
  3. Dengan menggunakan salam 5 jari berarti untuk memperingatkan bahwa sebagai pramuka berkewajiban untuk menjalankan Pancasila sesuai dengan tuntutan Trisatya Pramuka, senantiasa melaksanakan Rukun Islam, Shalat lima waktu dan sadar akan panca indra yang ada pada diri kita.
  4. Salam pramuka biasa dapat dilakukan sambil berjalan, sambil duduk, naik kendaraan, atau dalam keadaan apa saja asalkan ada kesempatan. Jadi tidak harus berdiri tegak.

Adapun cara melakukannya adalah:

    1. ☺ Dengan mengayuhkan tangan kanan ke pelipis kanan.
    2. ☺ Kelima jari rapat dan lurus dengan lengan bawah.
    3. ☺ Telapak tangan menghadap ke bawah, ujung jari telunjuk menyentuh pelipis.
    4. ☺ Lengan kanan atas membentuk siku-siku pada ketiak, agak ke depan sedikit.
    5. ☺ Jika tangan membawa tongkat maka tongkat diangkat ke atas kira-kira 10 cm dari tanah dan tangan kiri letakan merata kedepan dada dengan telapak menghadap ke bawah, ujung ibu jari menempel pada tongkat.
    6. ☺ Jika tangan sedang membawa atau memegang sesuatu kita boleh hanya menganggukan kepala atau mengucapkan “ salam “ ataupun melambaikan tangan kiri.

2. Salam Hormat

Salam hormat dipergunakan apabila  Seorang pramuka bertemu dengan orang yang wajib dihormati, misalnya

  1. Bertemu dengan Presiden, Wakil Presiden, Menteri, Gubernur, Wali Kota, Bupati, Camat, Lurah serta pejabat-pejabat atau tokoh-tokoh masyarak lainnya. Juga Bapak Ibu Guru serta orang tua lainnya yang patut dihormati. Dalam keadaan biasa kakak Pembina cukup diberi salam biasa tetapi dalam suatu upacara wajib diberi salam hormat
  2. Mendapati bendera merah putih sedang dikibarkan atau diturunkan. Apabila kebetulan sedang sibuk mengerjakan sesuatu, lalu mendengar aba-aba tanda sang merah putih dikibarkan atau diturunkan harus berhenti sebentar dari kesibukannya segera berdiri tegak di tempat menghadap bendera dan memberi salam hormat.
  3. Dalam suatu upacara ketika mendengar lagu Indonesia Raya dinyanyikan. Tetapi apabila kita ikut menyanyi tidak usah memberi salam hormat melainkan cukup berdiri saja.
  4. Apabila berpapasan dengan iring-iringan Jenazah. Jika sedang duduk, atau berjalan segegera berdiri tegak menghadap ke arah jenazah sambil memberi salam hormat.

3. Salam Janji

Salam janji dipergunakan apabila seorang pramuka dalam suatu upacara mendengar temannya mengucapkan janji Trisatya. Cara memberi salam janji sama dengan salam hormat. Selain dalam sikap sempurna,

yaitu jika tangan kanan sedang membawa tongkat, maka tongkat dipindahkan untuk dipegang tangan kiri dan dimiringkan di bagian atas kirinya. Kemudian dengan tangan kanan memberikan salam janji. Setelah selesai upacara janji tangan kanan kembali tegak dan memegang kembali tongkat tadi. Yang perlu diperhatikan adalah bahwa salam janji harus selalu dilakukan dengan tangan kanan.

TAGIHAN SOAL 5

TAHU STRUKTUR ORGANISASI GERAKAN PRAMUKA

DAN DEWAN KERJA PENEGAK DAN PANDEGA

Struktur Organisasi Gerakan Pramuka

Struktur organisasi gerakan pramuka tersusun dari nasional pusat sampai ke gugus depan.

  1. Tingkat pusat Majelis Pembimbing (Mabi) Nasional eks officio langsung oleh Presiden, Pengurus hariannya disebut Kwarnas dan pelaksana harian dipegang oleh Dewan Kerja Nasional (DKN).
  2. Kepengurusan pramuka ke tingkat provinsi Mabi Daerah eks officio dijabat oleh Gubernur, pengurus hariannya Kwarda, pelaksana hariannya Dewan Kerja Daerah (DKD).
  3. Ditingkat Kabupaten/Kota Mabi Cabang eks officio Bupati/Wali Kota, pengurus hariannya Kwarcab, pelaksana hariannya oleh Dewan Kerja Cabang (DKC).
  4. Pada tingkat kecamatan Mabi Ranting dijabat secara eks officio oleh Camat, pengurus hariannya Kwaran dan pelaksana harian dipegang oleh DKR.
  5. Turun lagi ke tingkat desa/kelurahan dengan Mabi Desa oleh Kepala Desa atau Lurah. Akan tetapi pada tingkat desa tidak ada pengurus dan pelaksana hariannya, juga tidak ada musyawarah pramuka tingkat desa.
  6. Sedangkan unit terkecil kepengurusan kepramukaan ada pada tingkat Gugus Depan. Mabi Gugus Depan dijabat secara eks officio oleh Kepala Sekolah dengan pelaksana hariannya oleh Pasukan untuk tingkat penggalang, Ambalan untuk tingkat penegak, dan Racana untuk tingkat pandega.

Dewan Kerja Penegak

Pramuka penegak merupakan pramuka yang anggotanya berusia antara 16 – 21 tahun atau setingkat pada sekolah SLTA. Pada tingkat ini bimbingan yang diberikan oleh pembina berbanding 25 : 75. Artinya 25% bimbingan langsung dari pembina sedangkan 75% diserahkan kepada kreativitas pramuka penegak. Diharapkan para penegak dapat diprogram menjadi pramuka yang kreatif, inovatif dan mandiri. Matang dalam memenej segala perkerjaan, belajar dewasa dan mampu mengurus kehidupan rumah tangga Ambalan. Kepengurusan pramuka penegak dihimpun dalam satu wadah yang dinamakan ambalan yang beranggotakan maksimal 40 orang. Satu kesatuan ambalan biasanya diberi identitas dengan nama-nama tokoh kharismatik atau nama-nama pahlawan nasional. Kepengurusan ambalan putra dipimpin oleh Pradana dan Pradani untuk ambalan putri. Sekretaris disebut krani, bendahara disebut hartaka/bankir. Di samping itu ambalan juga memiliki dewan kehormatan ambalan yang diisi oleh anggota yang paham tentang adat istiadat ambalan, pusaka ambalan dan kode kehormatan ambalan. Pada tingkat penegak difasilitasi pula dengan sebuah wadah pendidikan minat dan bakat, sesuai dengan karakter dan hobby yang ingin dikembangkan guna mempersiapkan arah tujuan hidup kelak apabila terjun ke masyarakat. Wadah tersebut disebut Satuan Karya atau disingkat Saka. Satuan karya yang ada pada gerakan pramuka ada 8 macam.

1. Saka Bhayangkara; bidang kepolisian

2. Saka Taruna Bumi; bidang pertanian

3. Saka Dirgantara; bidang angkatan udara

4. Saka Kencana; bidang kependudukan

5. Saka Bahari; bidang kelautan

6. Saka Wana Bhakti; bidang kehutanan

7. Saka Bhakti Husada; bidang kesehatan.

8. Saka Wira Kartika; bidang AD

 

 

Dewan Kerja Pandega

Pramuka Pandega merupakan tingkatan pramukan dewasa yang diisi oleh anggota pramuka yang berusia antara 21 – 25 tahun, atau setingkat mahasiswa. Pramuka pandega dihimpundalam wadah yang dinamakan Racana dengan pimpinan disebut Andalan. Nama racana sama seperti halnya ambalan dengan menggunakan nama-nama tokoh atau pahlawan nasional. Aktivtas pramuka pandega difokuskan pada pendalaman Satuan Karya (Saka). Sedangkan orientasi kegiatannya diproyeksikan kepada pengkaderan calon pramuka pembina yang siap membimbing peserta didiknya. Oleh karena itu, anggota pramuka pandega biasanya diisi oleh mahasiswa-mahasiswa dari fakultas keguruan dan kependidikan (calon guru).

Refleksi

Dalam Islam makna pendewasaan bagi pengenaan hukum-hukum Allah SWT sangat diperhitungkan. Oleh karenanya dikenal dengan istilah mumayyiz, balligh, dan mukallaf. Mumayyiz artinya tingkatan anak yang sudah mampu membedakan antara yang baik dan buruk. Sedangkan balligh artinya sudah sampai pada batas menerima konsekuensi beban hukum Allah. Sedangkan mukallaf artinya orang-orang yang dikenai kewajiban menanggung beban kewajiban sebagai seorang muslim.

Aturan Islam mengenal istilah kedewasaan hubungannya dengan penguasaan harta anak yatim. Jika si yatim belum sampai cukup umur, maka penguasaan hartanya diserahkan kepada walinya. Untuk sementara ia dibina agar mampu menguasai harta kekayaannya itu untuk dimanfaatkan sebaik-baiknya guna mempertahankan kelangsungan hidupnya. Misalnya diatur dalam QS An Nisa : 5-6, Al An’am : 152, Al Isra’ : 34. Gambaran proses penciptaan manusia yang diprogramkan oleh Allah SWT melalui fase demi fase. Dari mulai proses penjelmaan calon janin di dalam rahim, kelahiran, masa penyapihan, dewasa, hingga meninggal dunia kembali keharibaan Sang Khalik digambarkan dalam firman Allah :

Artinya :

Dia-lah yang menciptakan kamu dari tanah kemudian dari setetes mani, sesudah itu dari segumpal darah, kemudian dilahirkannya kamu sebagai seorang anak, kemudian (kamu dibiarkan hidup) supaya kamu sampai kepada masa (dewasa), kemudian (dibiarkan kamu hidup lagi) sampai tua, di antara kamu ada yang diwafatkan sebelum itu. (Kami perbuat demikian) supaya kamu sampai kepada ajal yang ditentukan dan supaya kamu memahami(nya). (Al Mu’min : 67)

TAGIHAN SOAL 6

TAHU TANDA-TANDA PENGENAL DALAM GERAKAN PRAMUKA

Pengertian

Tanda pengenal GP adalah tanda-tanda yang dikenakan pada pakaian seragam pramuka yang dapat menunjukan identitas diri seorang pramuka dan atau satuan, kemampuan, tanggungjawab, daerah asal wilayah tugas, kecakapannya dan tanda penghargaannya.

Tujuan Tanda Pengenal

  1.  Mendorong seorang pramuka untuk menggunakan haknya dan melaksanakan kewajibannya
  2. sesuai dengan tugas dan tanggungjawabnya.
  3.  Memberi semangat dan spirit kepada seorang pramuka untuk meningkatkan kemampuan, kecakapan, dan haknya menurut ketentuan yang ada sesuai dengan golongan usianya.
  4.  Mendorong seorang pramuka untuk bersungguh-sungguh melaksanakan janji dan ketentuan moral yang berbentuk Trisatya dan Dasa Dharma Pramuka serta mengamalakan pengetahuan dan kecakapannya, sesuai dengan tanda kecakapan yang dipakaianya.
  5.  Menanamkan rasa persaudaraan.
  6.  Menanamkan kesadaran rasa ikut memiliki (Sense of belonging), memelihara dan bertanggungjawab atas dirinya, satuannya, organisasinya serta ikut mencapai tujuan dan cita-citanya.
  7.  Menanamkan kepercayaan diri dan kebanggaan diri serta mengembangkan kepemimpinannya.

Fungsi Tanda Pengenal

  1.  Sebagai alat pendidikan
  2.  Alat pengenal seorang pramuka, satuan, tingkat kecakapan, tempat/wilayah kerjanya.
  3.  Tanda pengakuan dan pengesahan atas keanggotaannya.
  4.  Tanda penghargaan kepada seseorang atas prestasi
  5.  Tanda pengenal tidak berfungsi sebagai tanda pangkat yang membedakan martabat seseorang dan tidak berfungsi sebagai hiasan.

Hal-hal yang perlu diperhatikan

1. SK Kwarnas No. 088 tahun 1982 tentang Pakaian Seragam Gerakan Pramuka.

2. SK Kwarnas No. 055 tahun 1982 tentang Tanda Gerakan Pramuka.

3. SK Kwarnas No. 059 tahun 1982 tentang Tanda Umum Gerakan Pramuka

4. SK Kwarnas No. 088 tahun 1974 tentang Syarat-syarat SKU.

5. SK Kwarnas No. 058 tahun 1982 tentang TKK

6. SK Kwarnas No. 202 tahun 1988 tentang Tanda Jabatan GP

Pembagian Tanda Pengenal

  1. Tanda Umum

Tanda umum adalah tanda yang dipakai secara umum oleh semua anggota GP yang telah dilantik.

        Contoh: Tanda Pelantikan

  1. Tanda Satuan

Tanda satuan adalah tanda yang dapat menunjukan satuan/kwartir tertentu tempat seorang pramuka tergabung. Dalam hal ini dimaksudkan dari satuan terkecil Gugus Depan sampai satuan Tingkat Nasional. Contoh: Gudep, Kwaran, Kwarcab, Kwarda dan Kwarnas

  1. Tanda Jabatan

Tanda jabatan adalah tanda yang dikenakan oleh anggota pramuka yang dipercaya sesuai jabatan yang diembannya. Contoh: Tanda Jabatan Dewan Ambalan Penegak, DKR, DKC, DKD dan DKN

  1. Kecakapan

Tanda Kecakapan adalah tanda yang akan menunjukan kecakapan, ketangkasan, keterampilan, kemampuan, sikap, dan usaha seorang pramuka dalam bidang tertentu sesuai dengan golongan usianya. Contoh: TKU Siaga, TKU Penggalang, TKU Penegak Bantara/Laksana dll.

  1. Kehormatan

Tanda kehormatan adalah tanda yang akan menunjukan jasa atau penghargaan yang diberikan kepada seseorang atas jasa, dharma bakti, dll, yang dianggap sangat bermanfaat bagi kehidupan GP, GP Sedunia, Masyarakat, Bangsa dan Negara. Contoh: Bintang Mahaputra (untuk skala negera)

 

 

TAGIHAN SOAL 7

TAHU LAMBANG GERAKAN PRAMUKA

Pengertian Lambang

Lambang GP adalah tanda pengenal tetap yang mengkiaskan sifat, keadaan nilai dan norma yang dimiliki oleh tiap anggota GP yang dicita-citakan oleh GP. Lambang tersebut dicipakan oleh Alm Bpk. Soenarjo Atmodipuro, seorang Pembina Pramuka yang aktif bekerja sebagai pegawai tinggi Departemen Pertanian. Lambang GP ini mulai digunakan sejak tanggal 14 Agustus 1961, pada panji gerakan kepanduan nasional yang dianugrahkan kepada GP.

Bentuk dan Arti Kiasan

Bentuk lambang GP adalah gambar bayangan tunas kelapa

Arti kiasan lambang GP sebagai berikut:

  1. Buah nyiur dalam keadaan tumbuh dinamakan cikal dan istilah cikal bakal di Indonesia berarti penduduk asli pertama yang menurunkan generasi baru.
  2. Jadi lambang buah nyiur yang tumbuh itu mengkiaskan bahwa tiap pramuka merupakan inti bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia.
  3. Buah nyiur dapat bertahan lama dalam keadaan apapun. Artinya bahwa Pramuka kuat jasmani dan rohaninya, siap dan semangat membangun bangsa rajin bekerja, ulet, dan tegar dalam menghadapi berbagai tantangan, hambatan, gangguan dan ancaman.
  4. Nyiur dapat tumbuh di mana saja. Artinya bahwa seorang Pramuka harus semangat dalam menegakkan kebenaran dan keadilan dalam segala kondisi ruang dan waktu.
  5. Nyiur tumbuh menjulang tinggi. Artinya bahwa seorang Pramuka harus memiliki citacita yang tinggi (himmatul ‘aliyah), memiliki visi dan wawasan yang luas, melengkapi diri dengan displin ilmu yang handal sesuai dengan bakat dan keahliannya. Sehingga pada saat menerima estafeta amanat menjadi pemimpin, ia selalu siap guna dan berhasil guna.
  6. Akar nyiur tubuh erat dan kokoh ke dalam tanah. Artinya bahwa seorang Paramuka harus akurat dalam mengatur segara perencanaan hidup. Kokoh pendirian, kuat iman, tabah dan tawakkal dalam menghadapi segala cobaan, isu, propokasi, maupun hasutan yang mengarah pada dis-integrasi bangsa, juga perpecahan segala ukhuwah. Baik ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah, maupun ukhuwah insaniyah. Nyiur adalah pohon yang serba guna dari ujung atas hingga ujungnya. Artinya adalah bahwa seorang Pramuka harus multi guna dalam menyelesaikan segala permasalahan yang dihadapi masyarakat. Harus menjadi solusi, bukan menjadi beban masyarakat. Sapu lidi yang di antaranya terbuat dari daun nyiur, merupakan simbol persatuan dan kesatuan, kebersamaan, dan gotong-royong dalam menghadapi beban-beban kolektif di masyarakat. i. Nira yang dihasilkan dari nyiur, merupakan lambang pemberi manfaat. Bahwa sebaik baik manusia adalah yang banyak memberi manfaat bagi manusia lainnya. Sebagaimana

sabda Nabi :

“Sebaik-baik manusia adalah mereka yang dapat memberi manfaat bagi manusia lainnya”

 

 

Penggunaan

  1. Lambang GP dapat digunakan antara lain pada panji bendera, papan nama kwartir dan satuan, tanda pengenal dan alat administrasi GP.
  2. Penggunaan tersebut dimaksudkan sebagai alat pendidikan untuk menggiatkan dan menanamkan pada setiap anggota GP agar memiliki sifat seperti arti kiasan lambang tunas kelapa itu.

TAGIHAN SOAL 8

TAHU ARTI PANCASILA

Sejarah Singkat Pancasila

Falsafah hidup bangsa Indonesia ini untuk pertama kali dibicarakan dalam sidang pertama BPUPKI yang dilaksanakan tanggal 29 Mei sampai 1 Juni 1945. BPUPKI dalam Bahasa Jepang disebut Dokuritsu Zyunbi Coosakai atau Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia diresmikan pada tanggal 28 Mei 1945. Komposisinya terdiri dari 67 orang yang diketuai oleh DR. KRT. Radjiman Wiodiodiningrat dan dibantu oleh dua orang wakil ketua, masing-masing Raden Pandji Soeroso (dari Indonesia) dan Ichibangase (dari Jepang). Pada sidang pertama BPUPKI itu muncul 3 usulan draft asas dan Dasar negara Indonesia yang diusulkan oleh 3 orang tokoh pendiri negara Indonesia, yaitu :

  1. Mr. Muh. Yamin.

Pada tanggal 29 Mei 1945 mengusulkan dasar negara dengan judul “Asas dan dasar Negara Kebangsaan Republik Indonesia”, dengan susunan sebagai berikut:

1)       Peri Kebangsaan

2)       Peri Kemanusiaan

3)       Peri Ketuhanan

4)       Peri Kerakyatan

5)       Kesejateraan Rakyat

  1. Mr. Soepomo

Pada kesempatan yang sama Mr. Soepomo mengusulkan rumusan dasar negara Indonesia sebagai beriku :

1)       Persatuan

2)       Kekeluargaan

3)       Keseimbangan lahir batin

4)       Musyawarah

5)       Keadilan Rakyat.

  1. Ir. Soekarno

Pada tanggal 1 Juni 1945 Ir. Soekarno mengusulkan dasar negara dengan istilah Pancasila.

Panca = lima; Sila = dasar atau sendi. Adapun rumusan Pancasila yang diusulkan Ir. Soekarno sebagai berikut :

    1. Kebangsaan Indonesia
    2. Internasionalisme atau perikemanusiaan
    3. Mufakat atau demokrasi
    4. Kesejahteraan sosial
    5. Ketuhanan yang berkebudayaan

Setelah melewati perdebatan yang cukup alot, maka disepakatilah teks Pancasila secara formal termuat dalam Pembukaan UUD 1945 alinea ke-4. Meskipun para tokoh Islam pada saat itu harus mengalah, dengan menghapus 7 kata teks sila pertama dari Pancasila itu. Sebagai hasil rumusan yang disepakati dala The Jakarta Charter. Semula sila pertama itu berbunyi :

“Ketuhanan dengan menjalankan syari’at Islam bagi pemeluk-pemeluknya”

dirubah menjadi “Ketuhanan Yang Maha Esa”.

Makna dan Kedudukan Pancasila dalam GP

Makna secara etimologi terdiri dari “ Panca dan Sila “ yang berarti lima dasar. Maka pancasila secara istilah yaitu falsafah hidup (way of life) yang mencerminkan sikap, tingkah laku, dan kepribadian bangsa indonesia dan berfungsi sebagai pedoman hidup serta sekaligus sebagai sumber dari segala sumber hukum di Indonesia. Adapun sumber tertib hukum di Indonesia, secara hierarkhis (urutan tertib) adalah sebagai

berikut :

  1. Pancasila
  2. UUD 1945
  3. Ketetapan MPR
  4. Undang-undang
  5. Perpu (Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang)
  6. Peraturan Pemerintah (PP)
  7. Kepres/ Inpres
  8. Peraturan Menteri/ Instruksi Menteri, dst.

 

 

TAGIHAN SOAL 9

TAHU SEJARAH DAN ARTI KIASAN WARNA

BENDERA KEBANGSAAN INDONESIA,

SERTA DAPAT MENGIBARKAN DAN MENURUNKANNYA

DALAM UPACARA

Setiap negara mempunyai bendera kebangsaan. Bendera itu bukanlah semata-mata merupakan simbol keindahan belaka, tetapi merupakan penjelmaan cita-cita yang terkandung dalam jiwa bangsa dari negara itu. Sang Merah Putih sebagai bendera negara Republik Indonesia merupakan lambang kemerdekaan, kedaulatan dan kehormatan bangsa Indonesia hanya suatu negara yang merdeka dan berdaulat dalam suatu negara yang memiliki bendera kebangsaan. Sejak bangsa Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya Merah Putih sebagai bendera kebangsaan yang abadi dan tetap berkibar di bumi Indonesia.

GP mempunyai tugas pokok untuk menjadikan setiap pramuka Indonesia sebagai patriot bangsa yang sanggup dan berani mempertahankan Sang Merah Putih dan kehormatan Merah Putih sampai titik darah penghabisan. Oleh karena itu setiap pramuka harus tertanam rasa hormat, terhadap bendera kebangsaan Indonesia merah putih.

Sejarah Bendera Merah Putih

  1. Penggunaan dan arti warna bendera merah putih:
    1. Dalam sejarah Indonesia terbukti, bahwa bendera merah putih dikibarkan tahun 1292 oleh tentara Jayakatwang ketika berperang melawan Kartanegara dari Singhosari (1222- 1292).
    2. Menurut Prapanca gambar yang dilukiskan pada kereta raja-raja, kereta raja putri Lasem dihiasi dengan gambar banteng putih, dan raja-raja putri Daha keretanya dihiasi dengan gambar buah maja yang berwarna merah. Atas dasar uraian tersebut, bahwa kerajaan Majapahit menganggap warna merah putih merupakan warna yang dimuliakan.
    3. Dalam satu kitab Tambo Alam Minangkabau yang disalin tahun 1840 dari kitab yang lebih tua terdapat bendera ala Minangkabau, berwarna merah, putih dan hitam.
  1.   i.      Merah : Warna Hulubalang (yang menjalankan pemerintahan)
  2.   ii.      Putih : Warna Agama (alim ulama)
  3.   iii.      Hitam : Warna adat Minangkabau Penghulu adat
  1. Pada umumnya warna merah putih merupakan lambang keberanian, kewiraan, sedang warna putih merupakan lambang kesucian.
  2. Bahwa darah yang mengalir pada tubuh makhluk hidup itu sebagai unsur penting dalam rangka metabolisme dan berfungsi sebagai kontrol syaraf ke seluruh tubuh. Darah dalam bahasa Sunda disebut getih, umumnya berwarna merah. Sedangkan pada tumbuhan fungsi metabolismenya dengan getah, umumnya berwarna putih. Jadi, getih dan getah merupakan dua unsur penting dalam kehidupan makhluk hidup dan tumbuhan.

 

TAGIHAN SOAL 10

DAPAT DENGAN HAPAL MENYANYIKAN LAGU KEBANGSAAN INDONESIA

RAYA

BAIT PERTAMA DI MUKA ORANG BANYAK DAN TAHU SIKAP

YANG HARUS DILAKUKAN JIKA LAGU KEBANGSAAN

INDONESIA RAYA DINYAYIKAN PADA SUATU UPACARA

Sejarah Lagu Kebangsaan Indonesia Raya

 

  1. Indonesia Raya sebelum 17 Agustus 1945
    1. Lagu kebagsaan Indonesia Raya adalah ciptaan komponis muda Indonesia bernama  Wage Rudolf Supratman.
    2. Almarhum Wage Rudolf Supratman adalah serang guru dan juga menjadi wartawan surat kabar “Kaoela Moeda” dan pengarang buku. Sejak kecil. Supratman gemar sekali bermain biola. Wage Rudolf Supratman adalah putra seorang Sersan Instruktur Masenen Sastro Soehardjo. Supratman dilahirkan di Jatinagara pada tanggal 9 Maret 1903 dan meninggal dunia pada malam Selasa tanggal 16 Agustus 1938 di Surabaya. Semangat nasionalismenya telah mengisi seluruh jiwa Supratman pada waktu itu, semanat ini berwujud kemauan menciptakan lagu kebangsaan. Akhirnya ia dapat menciptakan lagu Indonesia Raya. Lagu Indonesia Raya itu dipersembahkan oleh Supratman kepada masyarakat dalam Kongres Pemuda Indonesia tanggal 28 Oktober 1928 di Gedung Indonesieche Club, Jalan Keramat Raya No. 106 Jakarta.
    3. Sejak itu pada tiap-tiap pertemuan Pemuda Indonesia selalu dibuka dan ditutup dengan  lagu Indonesia Raya sebagai lagu kebangsaan.
    4. Pada zaman penjajahan, lagu Indonesia Raya sering dilarang dan dihalang-halangi oleh Pemerintah Belanda dan suatu ketika diizinkan lagi oleh pemerintah Jepang di Indonesia untuk dinyanyikan kembali.
  2. Lagu Indonesia Raya sesudah 17 Agustus 1945
    1. Setelah proklamasi, lagu Indonesia Raya ditetapkan sebagai lagu kebangsaan. Lagu kebangsaan ini merupakan sublimasi pengorbanan perjuangan rakyat untuk mengusir penjajah dan mempertahankan serta menegakkan kemerdekaan.
    2. Dala UUDS RI 1950 pasal 3 ayat 2, lagu Indonesia Raya ditetapkan dengan resmi sebagai lagu kebangsaan Indonesia.
  3. Peraturan Penggunaan Lagu Indonesia Raya
  1. Lagu kebangsaan Indonesia Raya diatur dengan PP No. 44 tahun 1958 tentang lagu Kemerdekaan Indonesia Raya meliputi:
    1. Ketentuan umum
    2. Penggunaan Lagu Kebangsaan
    3. Penggunaan Lagu Kebangsaan bersama-sama dengan lagu kebangsaan asing
    4. Penggunaan Lagu Kebangsaan asing sendiri
    5. Tata tertib dalam penggunaan lagu kebangsaan

 

 

TAGIHAN SOAL 11

TAHU ARTI LAMBANG NEGARA REPUBLIK INDONESIA

 

Menurut lampiran pada Peraturan Pemerintah No. 55 Tahun 1951, lukisan Garuda diambil dari khasanah peradaban Indonesia. Garuda tergambar pada beberapa candi sejak abad ke-16, sebagai Lambang Tenaga Pembangunan seperti dikenal pada peradaban Indonesia. Burung Garuda dari Mitologi nenek moyang Indonesia berdekatan dengan burung elang Rajawali. Burung ini dilukiskan di candi Dieng, Prambanan, dan Panataran. Raja Erlangga menggunakan tokoh Garuda sebagai meterai kerajaannya. Lambang itu diberi nama Garudamukha. Dalam sebuah buku tentang lambang kerajaan yang terbit sekitar tahun 1453 berjudul Des Constraad Gruenenberg, Ritters und burgers in Constanzwappenbuch, vollbrachtam nueden Tag des Abrellen, do man zaelt tusend vier hundert drue und achtzig jar, membuat lambang Kaisar Jawa memberlihatkan burung phoeneix di atas api unggun. Sedang Kaisar Sumatra memakai lambang Rajawali digambar dari samping dengan kedua cakarnya menghadap ke depan.

Gambar Lambang Negara

Pada rantai yang dikalungkan pada leher garuda tergantung sebuah perisai berbentuk jantung yang melambangkan perjuangan nusa dan bangsa. Lukisan Garuda dan perisai ini mengiaskan pada tanggal 17 Agustus 1945 adalah pecahnya Revolusi Indonesia hingga menjadi kesatuan Nasional INDONESIA RAYA MERDEKA.Ada 5 lukisan dalam perisai tersebut, mewujudkan pokok-pokok dasar dalam Pancasila.

  1. Dasar Ketuhanan Yang Maha Esa. Terlukis dengan cahaya diruangan tengah berbentuk bintang yang bersudut lima.
  2. Dasar Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab. Terlukis dengan tali rantai bermata bulatan dan persegi.
  3. Dasar Persatuan Indonesia. Terlukis dengan pohon beringin.
  4. Dasar Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/ Perwakilan. Terlukis dengan kepala banteng sebagai lambang tenaga rakyat.
  5. Dasar Keadilan Sosial Bagi seluruh Rakyat Indonesia. Dilukiskan dengan padi dan kapas sebagai tanda tujuan kemerdekaan.

Garis horizontal dibuat lebih tebal sebagai lambang Garis Khatulistiwa Paruh-cakarnya menggenggam sebuah perisai bertuliskan Bhinneka Tunggal Ika, artinya berbeda-beda tetapi satu jua. Sebagai gambaran suku bangsa, adat istiadat, bahasa, sosial budaya yang berbeda-beda yang ada di seluruh daerah dan kepulauan Nusantara tetapi tetap satu yaitu Indonesia.

Semboyan tersebut diambil dari kitab Sutasoma karangan Empu Tantular pada pertengahan abad ke-14. Kata-kata ini dipakai Tantular untuk menjelaskan paham sinkretisantara Hinduisme dan Budhisme yang menjadi aliran pada masa itu. Adapaun lebih lengkapnya kalimatnya adalah : Siwatattwa lawan budhatattwa tunggal, bhinneka tunggal ika, tanhana dharma mangrwa. (Siwa dan Budha itu satu, dibedakan tetapi satu, tidak ada ajaran agama yang bersifat mendua).

Burung Garuda menjadi lambang Negara RI berdasarkan Peraturan pemerintah No. 66 Tahun 1951.

Sampai sekarang pencipta/ desainer lambang Burung Garuda Pancasila belum diketahui secara pasti. Meskipun sempat muncul wacana dengan menyebut nama Mr. Muh Yamin dan Sultan Hamid II yang diindikasi sebagai pencipta gambar Burung Garuda.

TAGIHAN SOAL 12

TAHU ARTI DAN SEJARAH SUMPAH PEMUDA

Pada tanggal 27 dan 28 Oktober 1928 mahasiswa dan pemuda dari berbagai perkumpulan yang berdasarkan kedaerahan yaitu Jawa (Young Java), pemuda Sumatera (Young Andalas), pemuda Indonesia (Young Indonesia), pemuda Sulawesi (Young Celebes) dan pemuda Sunda (sekar rukun), serta pemuda Islam (Young Islamietenbond). Para pemuda pelajar Indonesia mengadakan kongres pemuda di Jakarta (Jln. Kramat Raya No. 104) yang dipimpin oleh Muhammad Yamin.

Kongres pemuda itu menambil suatu statement politik atau bai’at yang tersurat dalam sebuah ikrar/sumpah:

Pertama : “Kami Putra dan Putri Indonesia mengaku bertanah air satu tanah air Indonesia”.

Kedua    : “Kami Putra dan putri Indonesia mengaku berbangsa satu bangsa Indonesia”.

Ketiga    : “Kami Putra dan Putri Indonesia menjungjung bahasa persatuan bahasa Indonesia”.

Sumpah pemuda yang dicetuskan pada kongres pemuda ke II bulan Oktober tahun 1928 itu lahir dari pikiran kaum muda yang menjadi momentum sejarah penting bagi bangsa Indonesia. Pemuda sebagai pelaku sekaligus aktor sejarah di antaranya dibuktikan dengan lahirnya Sumpah Pemuda. Padahal, pada saat itu kondisi bangsa Indonesia dalam posisi tertekan oleh rezim kolonialisme Belanda. Tetapi dengan semangat dan tekad yang kokoh, para pemuda terbakar semangat juangnya demi mengusir penjajah dari bumi pertiwi. Bagi para pemuda penerus perjuangan bangsa, tentunya perlu mewarisi semangat jiwa pejuang yang telah dicontohkan oleh para pendahulunya. Biarlah jasad Sukarno-Hatta kini terkapar di alam kubur, tapi dengan jiwa dan semangat beliau kita akan melahirkan “Sukarno-Hatta” lainnya di era sekarang. Dalam beberapa pepatah/ mahfudhat atau kata-kata mutiara Islam, di antaranya dikatakan

 “Anda adalah pemuda hari ini dan (yang pasti akan menjadi) pemimpin di hari esok”.

Dalam sebuah syair dikatakan :

 “Bukanlah seorang pemuda yang mengatakan inilah bapakku, akan tetapi seorang pemuda adalah yang mengatakan inilah dadaku”.

Di kalangan suku dan kedaerahan, para pujangga dan sastrawan Indonesia juga ikut berjuang lewat sentilan-sentilan syair-syair lagunya yang bernada menghujat dan mengutuk para penjajah. Salah satu contoh sebuah lagu Sunda tanpa diketahui pengarangnya, tetapi sudah merakyat. Perhatikan syairnya !

Aya hiji kurung, pinuh ku japati

Japati ka luar disada ’ngguk-nggukkan’

Alim ka bapana, alim ka ibuna

Hoyong ka putrana, nu centik bulu socana

Roti potong roti, roti sampeu mantega

Nona, Tuan mati… Indonesia Merdeka !

Kurung atau sangkar, diibaratkan Negara Indonesia. Burung merpati yang memadati sangkar itu ibarat para penjajah. Kerja burung merpati hanya berkicau, mempropagandakan politik devide et impera (politik adu domba) mengumbar janji, menari di atas penderitaan orang lain.

Adapun politik halus yang dilancarkan bangsa Indonesia adalah; ”Jangan pedulikan bapak/ibunya yang sudah bertindak dholim terhadap bangsa Indonesia, tapi bujuklah anak-anak penjajah itu”. Buktinya, lahirlah seorang Douwes Dekker alias Multatuli alias Setiabudi. Seorang anak keturunan Belanda dari ibunya orang Indonesia. Douwes Dekker sangat simpati terhadap

 

TAGIHAN SOAL 13

TAHU PERJUANGAN BANGSA INDONESIA DAN

RENCANA PEMBANGUNAN PEMERINTAHAN

Upaya Memperjuangkan Kemerdekaan Indonesia

Sejak abad ke-16 negara kita sudah mengalami penjajahan, akibat ambisi bangsa Eropa yang memiliki pandangan tentang kolonialisme, imperialisme dan merkantilisme. Maka bangsabangsa di Eropa seperti Inggris, Prancis, Spanyol, Portugis, Belanda, dan bangsa lainnya berlomba-lomba mencari kawasan bangsa lain pada belahan bumi ini untuk dijadikan daerah jajahan. Termasuk salah satu negara yang terjajah adalah Indonesia.Akbiat penjajahan tersebut, timbullah reaksi dari orang-orang pribumi dengan melakukan perlawanan-perlawanan. Akan tetapi perlawanan tersebut hanya bersifat kedaerahan. Hal ini disebabkan belum adanya koordinasi yang baik antara kerajaan-kerajaan yang berkuasa saat itu, terlebih antara kerajaan yang satu dengan yang lainnya saling berebut batas wilayah. Kondisi inilah yang memudahkan kaum penjajah untuk melancarkan politik devide et impera atau politik adu domba. Akibatnya, setiap upaya mengusir penjajah maka dengan mudah perlawanan itu ditumpas.

Sejarah Singkat Perjuangan Bangsa Indonesia Secara Kronologis

1511       Bangsa Portugis merebut Malaka dan masuk kepulauan Maluku tahun 1522.

1596       Bangsa Belanda di bawah pimpinan Cornelis de Houtman berhasil mendarat di Banten.

1602       Belanda mendirikan VOC (Vereenigde Oost-Indische Compagnie) yang bertujuan untuk mencapai monopoli perdagangan rempah-rempah di Indonesia.

1606       Bangsa Belanda mengusir bangsa Portugis dari Negeri Indonesia.

1607 – 1636 Masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda di Aceh yang gigih mempertahankan Malaka dari

         penguasaan Bangsa Portugis.

1619       Gubernur Jenderal Jan Pieterzoon Coen mulai melaksanakan politik monopoli VOC yang sangat menyengsarakan bangsa Indonesia

1941       Malaka diduduki Belanda

1666 – 1669 Perang Makassar yang terjadi antara pasukan Bone pimpinan Aru Palaka yang didukung oleh VOV menyerang secara besar-besaran terhadap Makassar, yang berakhir dengan kekalahan Makassar yang ditandai dengan Perjanjian Bongaya. Isi perjanjian tersebut Sultan Hasanuddin terpaksa harus

menyerahkan sebagaian wilayahnya kepada Bone dan VOC. Pengaruh VOC di Makassar juga berimbas pada Kerajaan Banten di bawah pimpinan Sultan Ageng Tirtayasa.

1677       VOC melebarkan kekuasaannya ke Mataram dengan membuat perjanjian dengan Sultan Amangkurat I yang isinya sangat merugikan Mataram. Padahal kerjaan Mataram sudah maju berkat jasa ayahnya Sultan Agung (1613-1645)

1677 – 1703 Sultan Amangkurat I digantikan oleh Sultan Amangkurat II (yang sudah bekerja sama dengan VOC). Menjelang pergantian raja, Mataram jatuh ke tangan Trunojoyo. Maka pusat kerajaan pindah ke Kediri. Namun dengan bantuan VOC Sultan Amangkurat II dapat memadamkan permberontakan. Otomatis VOC kembali mendapat komisi dengan beratmbahnya wilayah kekauasaannya

1686 – 1706 Perlawanan Untung Surapati terhadap VOC, dan beliau tewas di Bangil Perlawanan dilakukan sebagai akibat kesewenang-wenangan VOC yang selalu memeras Mataram

13 Feb 1755 Perjanjian Gianti : Mataram dibagi dua antara Ngayogyakarta Hadiningrat

dengan Surakarta.

1808 – 1811 Gubernur Jenderal Deandels membuat pembangunan jalan yang membentangi Pulau Jawa, dengan cara kerja paksa.

1811 – 1816 Pemerintahan sementara Inggris dipimpin oleh Rafles, yang kemudian menemukan bunga raksasa di Sumatera dengan nama bunga Raflesia. Pada masa Pemerintahan Ingris di Maluku, para pemuda diberi kesempatan untuk menjadi serdadu. Ketika Belanda kembali ke Maluku para serdadu itu sudah dipersenjatai dengan maksud melawan Belanda di bawah pimpinan Thomas Matulessi mantan sersan mayor pada dinas angkatan perang Inggris. Ia juga terkenal dengan nama Pattimura.

1821 – 1824 Perang Paderi di Sumatera Barat, yang mengantarkan Imam Bonjol sebagai pahlawan nasional.

1825 – 1830 Perang Diponegoro.

1830 Diponegoro dibuang ke Makassar kemudian dipindanhkan ke Ujungpandang, dan akhirnya meninggal tahun 1855.

1859 – 1863 Perang Banjarmasin

1873 – 1904 Perang Aceh. Awal tahun 1873 Belanda mengerahkan pasukan sebanyak 3200 personil dari Batavia untuk menyerbu Aceh, dipimpin oleh Mayjen Kohler, namun dalam pertempuran tersebut Belanda dapat dipukul mundul. Mayjen Kohler pun mati tertembak. Akhir tahun 1873 Belanda kembali menyerbu Aceh dengan 8000 personil kekuatan pasukan, dipimpin oleh Mayjen Van Swieten. Kali ini Belanda berhasil menguasai Aceh. Selama menduduki Aceh Belanda kerap mendapat serangan dari rakyat yang dipimpin oleh Teuku Cik Di Tiro, Teuku Umar, Cut Nyak Din, dan Panglima Polim.

1846 – 1848 Perang Bali yang memperkenalkan seorang pejuang gigih asal Bali bernama Gusti Ketut Jelantik.

1859 – 1861 Perang Banjarmasin Setelah lepas dari kekuasaan Rafles (Inggris) darah-daerah di Kalimantan banyak yang langsung jatuh ke tangan Belanda tanpa melalui perjanjian. Hal ini menyulut kemarahan rakyat, tampillah seorang pejuang gigih asal Banjarmasin bernama Pangeran Antarasari yang memimipin pasukan menyerang Belanda.

Abad-19 Memasuki abad ke-20 Parlemen Belanda mengalami reformasi yang mengantarkan pada lahirnya Politik etis. Politik etis ini melahirkan penyadaran pandangan yang mendukung Hak Azasi Manusia dalam kaitannya dengan status penindasan Belanda di Inonesia.

1908 Kebangkitan nasional ditandai dengan berdirinya Budi Utomo. Dipimpin oleh Dr. Wahidin Sudirohusodo dan Dr. Sutomo.

1911 Berdiri Syarekat Islam (SI) didahului oleh Syarekat Dagang Islam (SDI) dipimpin oleh KH. Samanhudi dan HOS Cokroaminoto. Tahun 1923 SI tidak bekerjasama dengan Belanda dan berubah menjadi Partai Syarekat Islam (PSI) diketuai oleh KH. Agus Salim.

TAGIHAN SOAL I4

TAHU PERJUANGAN BANGSA INDONESIA DAN

RENCANA PEMBANGUNAN PEMERINTAH

 

Belum genap tiga bulan setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945, maka tepatnya tanggal 10 Nopember 1945 Belanda kembali mendarat di bumi Indonesia. Maksud kedatangan Belanda tiada lain untuk menjajah kembali bumi pertiwi, namun dengan sigap dan bersatu bangsa Indonesia menolak segala bentuk penjajahan. Upaya Belanda untuk merongrong wibawa kemerdekaan Indonesia berlangsung selama lebih dari empat tahun, hingga tanggal 29 Desember 1949 melalui Konferensi Meja Bundar (KMB) yang dilangsungkan di Denhaag akhirnya Belanda mengakui kedaulatan “sebagian” wilayah Indonesia.

Setelah kemerdekaan secara penuh dapat diraih, maka tugas utama bangsa Indonesia adalah untuk mengisi kemerdekaan tersebut dengan berbagai pembangunan. Pembangunan yang dijalankan di Indonesia meskipun tujuannya sama, yakni menciptakan masyarakat yang adil dan makmur akan tetapi caranya berbeda-beda antara pemerintahan yang satu dengan pemerintahan yang lainnya.

Pertama, masa pemerintahan Orde Lama (1945 – 1966) yang dipimpin oleh  Presiden Soekarno. Pada masa ini tidak banyak proyek pembangunan yang dapat dilaksanakan, karena tinggal melanjutkan aset-aset pembangunan yang sudah ada rintisan pemerintahan kolonial. Misalnya pabrik-pabrik, pos dan telekomunikasi, transportasi darat, laut dan udara, perbankan, dermaga, dan sebagainya. Konsentrasi pemerintah lebih banyak terfokus pada perbaikan dan penataan sistem pemerintahan dan perjuangan menghadapi pemberontakanpemberontakan di dalam negeri serta perjuangan merebut Irian Barat. Hingga pada akhir kekuasaannya pemerintahan orde lama masih dihadapkan dengan kudeta PKI tahun 1965 yang membawa kepada lunturnya wibawa Bung Karno sebagai Presiden.

 

Kedua, masa pemerintahan Orde Baru (1966 – 1998) di bawah pimpinan Presiden Soeharto. Pada awal-awalnya pemerintahan orde baru menunjukkan keseriusannya dalam pembangunan, sehingga Soeharto mendapat julukan sebagai “Bapak Pembangunan”, namun karena dorongan ambisi keluarga dan kroni yang memperalat Soeharto untuk tetap terus berkuasa di Indonesia, sehingga akhirnya ia menjabat presiden terlama di dunia, hingga 32 tahun, sehingga banyak program pembangunan yang proyeknya dikuasai oleh keluarga dekat dan kroni presiden. Sehingga akhirnya segala bentuk penyimpangan dana pembangunan sulit  dilakukan pengawasan atau kontrol. Akibatnya pembangunan banyak yang tidak tercapai, utang negara membengkak, kepercayaan luar negeri hilang. Rencana Pembangunan Pemerintah di masa orde baru dibagi atas tiga tahap: Rencana Pembangunan Jangka Pendek (satu tahun), Rencana Pembangunan Jangka Panjang (lima tahun), dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang (25 tahun).

Ketiga, masa transisi (1998), berlangsung selama 1 tahun 9 bulan dibawah pimpinan Presiden Habibie. Meskipun Habibie dikenal sebagai orang cerdas, namun jika dihadapkankepada persoalan bangsa yang sangat kacau tentu akan kalang kabut. Belum lagi Habibie mendapat desakan dari dunia luar yang mempersoalkan status Timor Timur, hingga pada akhirnya Tim-Tim lepas dari pangkuan Ibu Pertiwi. Tidak ada orang setia yang mendampingi kepemimpinan Pak habibie, banyak orang yang keluar dari jabatan menteri hanya lantaran  mengejar jabatan politis dan ingin cuci tangan, tidak mau bertanggungjawab atas nasib bangsa

yang dihadapi.

 

Keempat, masa reformasi (1998-2000) di bawah pimpinan Presiden Abdur Rahman Wachid (Gusdur). Pemerintahan ini lebih berkonsentrasi terhadap pembangunan ideologi, sehingga banyak paradigma yang dirubah. Misalnya pengakuan resmi terhadap agama Kong Hu Cu dan Hari Raya Imlek, perubahan cara pandang tentang hubungan diplomatik dengan negara Israel, dan perubahan pandangan terhadap faham komunis. Dikarenakan terlalu banyaknya pihak yang berambisi untuk memperoleh kekuasaan, maka pemerintahan Gusdur hanya berlangsung selama 2 tahun 3 bulan.

Kelima, masa kabinet Gotong Royong (2001-2004) di bawah pimpinan Presiden Megawati Soekarno Putri. Pada masa pemerintahan ini konsentrasi pembangunan lebih terfokus kepada penuntasan hutang-hutang negara. Sehingga banyak aset-aset negara yang terpaksa dijual demi membayar cicilan utang luar negeri. Stabilitas ekonomi dapat dibangun pada masa pemerintahan ini, sebagai akibat banyak pakar ekonomi yang masuk dalam jajaran kabinet.

 

Keenam, masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (2004-2009). Konsentrasi pemerintah lebih terfokus pada upaya supremasi hukum dan pemberantasan korupsi secara konsisten. Namun demikian, dengan adanya upaya tersebut bukan berarti praktek korupsi hilang 100% melainkan mentalitas bangsa yang sepertinya sudah sangat kental dengan budaya suap, sogok, dan kurupsi. Penataan infrastruktur sarana fisik secara bertahap dapat diwujudkan. Pendidikan dan kesehatan yang gratis mulai dapat direalisasikan dari mulai program pendidikan dasar 9 tahun. Sedangkan keluarga miskin mendapat bantuan beras murah dan pelayanan kesehatan secara gratis.

TAGIHAN SOAL 15

TAHU SUSUNAN PEMERINTAH DARI PUSAT SAMPAI KE DESA

 

Negara Republik Indonesia menganut sistem Presidential. Dalam pembagian kekuasaan dibagi menjadi 3 macam :

1. Kekuasaan Legislatif (pembuat undang-undang)

2. Kekuasaan Ekskutif (yang menjalankan undang-undang)

3. Kekuasaan Yudikatif (yang menjalankan hukum)

Pada hakikatnya kekuasaan legislatif harus berada pada lembaga MPR, DPR, dan DPD. Sebagai lembaga yang mewakili seluruh komponen masyarakat. Mereka bekerja dari, oleh dan untuk kepentingan masyarakat yang diwakilinya. Namun dalam prakteknya kekuasaan legislatif (pembuat undang-undang) juga dimiliki oleh pemerintah. Demikian pula dalam urusan hukum (yudikatif) pemerintah c.q. Presiden memiliki hak grasi, amnesti, abolisi, dan rehabilitasi terhadap para narapidana yang sudah memiliki putusan dan kekuatan hukum.

Melihat kenyataan praktek pemerintahan yang dilaksanakan di Indonesia, maka negara kita tidak dapat menjalankan trias politica (tiga kekuasaan : legislatif, ekskutif, dan yudikatif) secara murni dan konsekuen, melainkan model pemerintahan presidentil dengan menjalankan kekuasaan pemerintahan campuran.

Susunan pemerintahan Negara Indonesia dari pusat sampai ke desa.

  1. Negara, dipimpin oleh seorang Presiden dan Wakil Presiden (Menurut UUD 1945 hasil amandemen; pasangan Presiden dan Wakil Presiden harus dipilih langsung oleh rakyat)
  2. Provinsi, dipimpin oleh Gubernur dan Wakil Gubernur (pemilihan langsung)
  3. Kabupaten/Kota dimpimpin oleh Bupati dan Wakil Bupati/Walikota dan Wakil Walikota (pemilihan langsung)
  4. Kecamatan, dipimpin oleh seorang Camat (jabatan administratif yang masih ditunjuk oleh atasan)
  5. Desa/Kelurahan, dipimpin oleh seorang Kepala Desa/Lurah (Kepala Desa melalui proses pemilihan langsung, sedangkan Lurah penunjukan dan pengangkatan dari atasan)
  6. Masih ada pemerintahan ke bawah; misalnya Dusun, RW dan RT.

Di samping pemerintahan, di Negara Republik Indonesia juga dibentuk lembaga-lembaga tinggi baru yang bertugas mengurusi bidang garapan yang erat hubungannya dengan kepentingan masyarakat. Misalnya lembaga yang mengurusi bidang penyaluran aspirasi masyarakat ditangani oleh KPU (Komisi Pemilihan Umum). Lembaga pemberantas korupsi disebut KPK (Komisi Pemberantas Korupsi). Lembaga yang menilai keabsahan sebuah produk hukum (undangundang, PP, Perda, dst) disebut MK (Mahkamah Konstitusi). Lembaga yang khusus mewakili golongan dan daerah di seluruh Indonesia disebut DPD (Dewan Perwakilan Daerah). Di samping lembaga tinggi lainnya yang dianggap perlu dipertahankan keberadaannya. Misalnya : BPK, MA, Jaksa Agung, DPR, dan MPR. Sedangkan lembaga DPA dianggap tidak efektif, maka lembaga ini dihapus.

TAGIHAN SOAL 16

DAPAT BERBARIS

 

Baris-berbaris adalah suatu wujud latihan fisik yang diperlukan guna menanamkan kebiasaan dalam tatacara kehidupan yang diarahkan kepada terbentuknya perwatakan tertentu.

Maksud dan Tujuan

Baris-berbaris ini termasuk latihan gerak dasar yang diwujudkan untuk menanamkan:

  1. Kedisiplinan, maksudnya mengutamakan kepentingan tugas diatas kepentingan pribadi yang pada hakekatnya keikhlasan, menyisihkan pilihan hati sendiri.
  2. Rasa kesatuan dan persatuan, yaitu adanya rasa senasib sepenanggungan serta ikatan yang sangat perlu dalam menjalankan tugas.
  3. Rasa tanggungjawab, yaitu keberanian untuk bertindak yang mengandung resiko terhadap diri sendiri tetapi mengutamakan tugas
  1. Kepatuhan dalam melaksanakan perintah dengan cepat dan tepat.

Aba-aba dalam baris-berbaris

1. Aba-aba petunjuk                            2. Aba-aba Peringatan                       3. Aba-aba Pelaksanaan

Peratuuran Baris Berbaris (PBB) dibagi menjadi 3 bagian:

  1. PBB I yaitu gerakan dasar atau gerakan di tempat. Contoh: hadap kiri/kanan, balik kanan, serong kanan/kiri.
  2. PBB II yaitu gerakan berjalan atau bergerak maju terdiri dari 3 bagian, yaitu:
  3. Pormasi dan variasi
  1. Gerak dari berhenti ke jalan, contoh: maju jalan, hadap kiri/kanan maju jalan
  2. Gerakan dari jalan ke berhenti, contoh: balik kanan berhenti
  3. Gerakan dari jalan ke jalan, contoh: belok kanan/kiri maju jalan

Bentuk-bentuk berjalan diantaranya:

Langkah biasa                             Langkah tegap

Sikap lari                                       Langkah cepat                     Perpindahan tempat          

Bentuk-bentuk barisan

  1. Berbanjar, yaitu baris memanjang ke belakang
  2. Bersap, yaitu baris memanjang ke samping kiri

 

 

TAGIHAN SOAL 17

SELALU BERPAKAIAN RAPI, MEMELIHARA KESEHATAN

DAN KEBERSIHAN LINGKUNGANNYA

Pakaian adalah suatu alat yang digunakan untuk menutupi aurat dan juga sebagai alat perhiasan Firman Allah SWT yang Artinya:

Hai anak adam sesungguhnya kami telah menurunkan kepada kamu pakaian untuk menutupi auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan danpakaian taqwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebagian dari tanda-tanda kekuasaan Alloh mudah-mudahan mereka jadi orang yang ingat. (Al-A’raf : 26)

Etika Berpakaian

Menurut H. Jenal Abidin etika berpakaian ada 2:

  1. Pakaian guna menutupi aurat tubuh yang dalam pertumbuhan kebudayaan telah timbul pada suatu tingkat kebudayaan bersahaja.
  2. Untuk perhiasan yang menyatakan diri dalam kebudayaan yang telah berkembang.

Memelihara kesehatan badan dan kebersihan lingkungan

Cara memelihara kesehatan badan yakni memperhatikan kebersihan makanan, minuman dan barang yang kita pakai setiap hari disebut hygiene. Sedang usaha kebersihan lingkungan fisik, seperti rumah dan halamannya disebut sanitasi. Higienen dan sanitasi sangat penting bagi pemeliharaan kesehatan. Banyak orang yang terkena karena sanitasinya yang buruk higienen yang kurang. Oleh karena itu lingkungan yang sehat adalah lingkungan yang terpelihara dengan baik dan bersih. Islam memandang kesehatan sebagai sesuatu yang sangat penting bagi kehidupan manusia yaitu mengadakan tindakan pencegahan terhadap penyebaran penyakit merupakan suatu tuntutan dalam menunjukan tanggungjawab sosial.

Dewasa ini di Indonesia banyak menyebar penyakit yang sebelumnya tidak dikenal masyarakat luas, misalnya penyakit cikungunya, penyakit flu burung yang diakibatkan oleh virus H5N1 dan penyakit lain yang cukup merepotkan dunia kesehatan Indonesia. Demikian pula penyakit yang dianggap ”langganan” menjangkit masyarakat Indonesia adalah diare, muntaber, dan demam berdarah. Penyakit ini menjangkit lebih banyak disebabkan karena kurangnya kesadaran terhadap PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat). Terutama kesehatan lingkungan sekitar. Dengan linkungan yang bersih dan sehat akan menekan perkembangbiakkan hewanhewan

atau bakteri yang dapat membahayakan kesehatan.

Untuk membudayakan PHBS di masyarakat sebenarnya tidak memerlukan energi atau biaya yang besar, karena diawali dari hal-hal yang sangat sederhana, di antaranya :

  1. Buang air besar (BAB) di jamban/wc, karena kotoran manusia (peces) merupakan sumber bakteri yang paling banyak menyebarkan penyakit.
  2. Membiasakan mencuci tangan pakai sabun dan air bersih.
  3. Membuang kotoran balita ke jamban/wc.
  4. Mencuci sayuran dan buah-buahan dengan air bersih dan sabun, terutama yang dikonsumsi mentah.
  5. Mengendalikan sarang nyamuk dan lalat.

TAGIHAN SOAL 18

TAHU PENTINGYA BAHAN MAKANAN YANG BERNILAI GIZI,

DAN DAPAT MEMASAK MAKANAN DI PERKEMAHAN

SEDIKITNYA UNTUK 5 ORANG

Agama Islam mengatur bahwa makanan yang baik untuk dikonsumsi bagi umat Islam adalah bentuk makanan yang halalan thayyiban (yang halal dan thayyib). Menurut ahli tafsir, kata thayyib diartikan sebagai makanan yang baik dan bergizi. Firman Alloh SWT :

Artinya:

Hai Sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syetan; karena sesungguhnya syetan itu musuh yang nyata bagimu.

(QS. Al-Baqarah : 168)

Dalam Al-Qur’an kalimat halalan thayyiban ditemukan dalam 4 tempat, QS. 2 (Al- Baqarah) : 168, QS. 5 (Al-Maidah : 91), QS. 8 (Al-Anfal : 69, dan QS. 16 (An-Nahl) : 114.

Sebagai perbandingan, bahwa apabila ada kalimat yang disebut berulang-rulang dalam Al- Qur’an artinya Allah memperingatkan manusia tidak lalai dalam perintah tersebut.2 Sejalan dengan karakter manusia yang sering melupakan perintah dan kewajiban.

Tubuh manusia memiliki komposisi kebutuhan gizi yang berbeda-beda, tergantung kandungan yang telah ada dalam tubuh itu sendiri. Terkadang kekurangan zat besi, protein, vitamin, mineral, kalsium dsb. Alangkah baiknya setiap orang mengerti fungsi dari kadungan gizi tersebut.

  1. Protein, atau biasa disebut zat putih telur merupakan pembentuk jaringan tubuh yang diperlukan untuk petumbuhan dan pembentukan jaringan otot, otak dan bagian-bagian tubuh lainnya.
  2. Karbohidrat, seperti gula dan tepung merupakan makanan pemberi tenaga. Karbohidrat di dalam tubuh kita diperlukan ibarat kayu baker yang memberikan energi panas. Semakin banyak energi yang dikeluarkan, semakin banyak pula karbohidrat yang dibutuhkan.\
  3. Lemak, merupakan bentuk konsentrat dari energi yang disimpan. Meskipun lemak itu dibutuhkan dalam jaringan tubuh, akan tetapi tidak boleh berlebihan, karena akan membahayakan kesehatan.
  4. Vitamin, merupakan makanan pelindung. Vitamin membantu tubuh kita agar dapat bekerja dengan sempurna. Kita akan jatuh sakit jika tidak mengandung semua vitamin yang diperlukan.
  5. Mineral, diperlukan untuk membentuk gigi-geligi, tulang-belulang dan darah. Di dalam ilmu gizi mineral adalah zat organik yang dalam jumlah tertentu diperlukan oleh tubuh untuk proses metabolisme normal. Di bawah ini ikhtisar tentang zat mineral :

Unsur Fungsi Bahan Sumber

  1. Kalsium (Ca) Bahan pembuat tulang dan gigi, dalam proses pembekuan darah, kontraksi dan pelemasan otot-otot. Contoh : Susu, sayur-sayuran, daundaunan,ikan kecil yang dimakan seluruhnya.
  2. Fosfor (P) Bahan pembentuk tulang dan gigi, bagian penting inti sel, dalam proses oksidasi, mengatur imbangan asam basa cairan dan darah. Contoh :Susu, daging, ikan, kacangkacangan,padi-padian.
  3. Besi (Fe) Penting dalam sel jaringan, he-moglobin darah sebagai pengang-kut oksigen.

Contoh : Hati, daging, kacang-kacangan, padi-padian.

  1. Tembaga (Cu) Dalam peristiwa oksidasi tertentu, dalam pembentukan hemoglobin.

Contoh : Hati, daging, kacang-kacangan, padi-padian, sayur-sayuran.

  1. Natrium (Na) Mengatur tekanan osmosis, kenet-ralan cairan tubuh, pengurutan otot jantung.

Contoh : Garam dapur, bahan makanan dari laut, bahan makanan dari hewan.

  1. Kalium (K) Diperlukan dalam semua sel, mengatur tekanan osmosis dan penetralan cairan tubuh.

Contoh : Sayur-sayuran, padi-padian, kacang-kacangan.

  1. Klor (K) Pembentukan asam klorida lambung, keseimbangan elektrolit.

Contoh : Garam dapur, bahan makanandari laut, bahan makanan dari hewan.

  1. Natrium
  2. Clorida (NaCl)

Mencegah kerusakan gigi Berbagai bahan makanan, garam dapur, air minum.

  1. Belerang (S) Diperlukan oleh semua Bahan makanan yang mengandung banyak protein.
  2. Yodium (J) Pembentukan hormon tiroksin Bahan makanan dari laut, tumbuh-tumuhan dekat laut, garam dapur.
  3. Mo, Mn, Mg,
  4. Zn

Belum banyak diketahui tentang fungsinya, umumnya merupakan bagian enzim. Terdapat dalam berbagai jenis makanan

 

Berikut ini ikhtisar dari fungsi vitamin :

Vit Fungsi Kadar Sumber Makanan

  1. A

Penting untuk pertumbuhan, penglihatan, dan kesehatan kulit serta rambut. Juga mencegah penyakit metriphtalmia (penyakit mata di mana selaput ikat mata menjadi kering) 500 IU Susu, margarine, telur, hati dan ginjal, sayuran hijau dan kuning.

  1. B1

Penting untuk sistem syaraf dan fungsi jantung, kekuarangan vitamin ini akan mengakibatkan gejala tidak nafsu makan, 1,5 mg Padi-padian, roti, tepung, ikan, daging tanpa lemak, hati, susu, ayam. sukar buang air besar, susah tidur dan gelisah. Mencegah beri-beri.

  1. B2

Penting untuk kulit yang sehat, dan untuk pertumbuhan jaringan tubuh. Mencegah kepekaan mata terhadap cahaya. 1,7 mg Roti dan padi-padian, sayuran hijau yang berdaun, daging tanpa lemak, hati, ragi kering, susu dan telur.

  1. B6

Pentung untuk kesehatan gigi dan gusi, juga penting untuk sel-sel darah merah dan sistem syaraf. 2,0 mg Padi-padian, gandum, sayuran, ragi kering, daging dan pisang.

  1. B12

Mencegah anemia dan membantu kesehatan sistem syaraf dan pertumbuhan yang baik bagi anak-anak. 6 micro gram Semua daging binatang, hati, limpa, susu, ikan laut yang kering.

  1. C

Penting untuk kesehatan gigi, gusi dan tulang. Membentuk sel-sel tubuh dan pembuluh darah. Mencegah kudisan. 60 mg Vitamin C dalam bentuk sari buah, buah-buahan asam dan segala macam sari buah, kol, sayur hijau dan kentang.

 

TAGIHAN SOAL 19

TAHU TENTANG PENYAKIT-PENYAKIT RAKYAT YANG TERPENTING DAN

TAHU TENTANG CARA-CARA MENCEGAHNYA

 

Ada sebuah ungkapan “bersih itu sehat” atau “kebersihan itu sebagian dari iman”. Hal ini sebenarnya bukan sekadar ungkapan atau slogan, tetapi sebuah ajaran yang harus diamalkan. Kesehatan merupakan sesuatu modal yang sangat urgen bagi kelangsungan hidup manusia.  Segala sesuatu akan lancar dan mudah dikerjakan jika pelaksananya sehat. Belajar perlu sehat, bekerja perlu sehat, berpikir perlu sehat dan seterusnya. Oleh karena pentingnya makna  kesehatan, maka lahirlah sebuah ungkapan, “mencegah lebih baik dari pada mengobati”. Makna sehat dibagi dua, yakni sehat jasmani dan sehat rohani. Demikian pula makna

sakit; ada sakit jasmani dan sakit rohani. Jika sakit jasmani praktis lebih mudah diobati, tapi sakit rohani lebih sulit diobati. Seperti sebuah syair mengatakan :

“Bila pedang melukai tubuh, ada harapan untuk sembuh.

 Tapi bila ucapan melukai perasaan maka sakitnya sulit disembuhkan”

Penyakit rakyat yang sering menjangkit masyarakat Indonesia lebih disebabkan karena lingkungan yang kotor, baik musim kemarau maupun musim hujan. Apabila musim kemarau penyakit yang menjangkit biasanya diare, sebagai akibat minimnya ketersediaan air bersih. Asal penyakit diare lebih disebab oleh peces atau tinja manusia yang dibuang bukan pada tempatnya. Lalu disebarkan oleh lalat yang hinggap pada makanan.

Penyakit lain pada musim kemarau adalah inspeksi saluran pernapasan atas (ispa), sebagai akibat polusi udara. Akan tetapi penyakit batuk dan pilek biasanya disebabkan oleh perubahan cuaca.

Sedangkan pada musim penghujan biasanya penyakit yang dianggap langganan adalah demam berdarah dengue (DBD) sebagai akibat banyak genangan air yang mempercepat perkembangbiakkan nyamuk jenis aides aigepty. Penyakit lain yang disebarkan oleh nyamuk antara lain malaria dan chikungunya.

Sementara itu ada rumusan penyakit masyarakat yang sifatnya baku yang tersusun dalam istilah “Mo-Limo” atau 5 M. Singkatan dari : Mateni, Maling, Madat, Madon, dan Maen.

Pertama, mateni artinya pembunuhan. Membunuh dalam ajaran Islam termasuk salah satu doasa besar. Balasan orang yang membunuh dengan sengaja dan/atau direncanakan adalah dengan cara hukum qishash (hukum setimpal; mengilangkan nyawa dengan dihilangkan nyawa). Sedangkan bagi kasus pembunuhan yang tidak disengaja diganjar dengan qishash diyat. atau dengan denda. Orang-orang kafir dan orang-orang yang ekstrim terhadap ajaran Islam menganggap dengan diterapkannya hukum qishash itu bahwa Islam itu kejam, sadis dan tidak manusiawi. Hal ini dijawab dengan firman Allah :

 

Artinya

“Dan dalam qishaash itu ada (jaminan kelangsungan) hidup bagimu, hai orangorang yang berakal, supaya kamu bertakwa”. (QS. Al Baqarah : 179)

Dengan diterpakannya hukum qishash bukan berarti Allah SWT ingin memusnahkan manusia (kalaupun Dia berkeinginan untuk memusnahkannya, kenapa mesti dilahirkan kedunia), melainkan dengan adanya hukuman berat bagi pelaku tindak pidana pembunuhan maka semua orang akan sangat hati-hati dan menghormati setiap nyawa manusia. Tidak sewenangwenang membunuh, hanya lantaran ganjaran hukuman yang ditetapkan dirasakan tidak memberikan efek jera kepada pelakunya.

Kedua, maling atau mencuri atau merampok. Dalam definisi hukum istilahmerampok dengan mencuri (syarq) dibedakan satu sama lain. Jika merampok itu mengambil barang secara paksa/atau dengan penganiayaan dari tangan pemiliknya. Sedangkan mencuri  mengambil barang tanpa sepengetahuan pemiliknya (tidak ada niat untuk menganiaya). Oleh karena itu sanksi hukumnya berbeda, termasuk seperti yang diatur dalam Al Qur’an.

a. Sanksi Hukum bagi Perampok

Artinya:

“Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi, hanyalah mereka dibunuh atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka dengan bertimbal balik[Maksudnya ialah: memotong tangan kanan dan kaki kiri; dan kalau melakukan lagi maka dipotong tangan kiri dan kaki kanan], atau dibuang dari negeri (tempat kediamannya). Yang demikian itu (sebagai) suatu penghinaan untuk mereka didunia, dan di akhirat mereka beroleh siksaan yang besar,

(QS Al Maidah : 33)

b. Sanksi Hukum bagi Pencuri

Pencurian yang dilakukan oleh pencuri kelas maling masih dapat dihitung besar  kecilnya. Namun pencurian yang dilakukan oleh golongan white coluor crime atau kriminal kerah putih atau populer dengan golongan koruptor, jika melakukan pencurian bisa mencapai angka trilyunan. Sebuah harta yang jumlahnya cukup fantastik, bisa untuk menghidupi keluarga sampai ratusan turunan tanpa harus melakukan aktivitas usaha.

Hukuman bagi para pencuri yang diatur dalam Al Qur’an adalah dengan hukum potong tangan. Sebagaimana diatur dalam firman Allah :

Artinya :“Laki-laki yang mencuri dan perempuan yang mencuri, potonglah tangan keduanya (sebagai) pembalasan bagi apa yang mereka kerjakan dan sebagai siksaan dari Allah. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”. (QS. Al Maidah : 38) Penerapan sanksi pidana pencurian tidak asal memotong tangan, pelaksanaannya harus prosedural. Harus dibuktikan dulu di persidangan dengan membuktikan beberapa alat bukti pengadilan. Salah satu kasus terjadi di zaman Rasullullah SAW, seseorang dituduh mencuri seekor onta. Ketika dibuktikan di persidangan ternyata onta tersebut oleh pemiliknya tidak sempat diikat dulu sebelum akhirnya ia lepas ke perkampungan. Maka orang yang menangkap onta tersebut tidak bisa dikategorikan sebagai pencuri.

Ketiga, madat artinya pemabukan, pengguna obat-obat terlarang, narkoba dan sejenisnya. Dewasa ini sanksi hukum berat bagi pengedar dan pemakai narkoba atau siapapun jaringan yang terlibat di dalamnya mendapat ancaman hukuman yang seberat-beratnya.  Dalam aturan hukum Islam hadd atau ketentuan hukum pemabukan dengan cara didera sebanyak 40 kali deraan. Akan tetapi hukuman tersebut pada masa Umar bin Khattab dilipatgandakan, dengan alasan banyak orang yang tidak merasa jera dengan hukuman tersebut.

Dengan khamar atau narkoba itu efek negatif yang ditimbulkan akan lebih besar dari pada manfaat yang diberikan. Apalagi jika oabat-obatan terlarang tersebut sudah merajalela dalam pergaulan genarasi muda suatu bangsa. Maka sudah bisa dipastikan kehancuran bangsa tersebut sudah diambang pintu. Dalam Al Qur’an digambarkan bahwa efek negatif dari obat terlarang atau khamar ialah akan menimbulkan permusuhan di antara sesama manusia.

Artinya :

“Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang; maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu)”. (QS. Al Maidah : 91)

Keempat, madon yaitu berasal dari istilah “wadon” atau “wedho” artinya perempuan. Jadi madon artinya bermain perempuan atau berzina. Meskipun dalam pandangan  hukum barat atau hukum positif Indonesia kasus perzinahan tidak mendapat sanksi hukum yang tegas, namun Islam mengaturnya secara tertib dan tegas. Pada hakikatnya dengan adanya aturan hukum perkawinan dalam Islam adalah bertujuan untuk menjaga harkat dan martabat manusia, sebab dengan perkawinan anak keturunan yang dilahirkan dari hasil perkawinan tersebut diakui sebagai anak yang sah, jelas status hukumnya. Hubungannya akan sangat erat dengan masalah perwalian nikah, terutama bagi anak perempuan dan aturan hukum waris.

Larangan zina sebagaimana ditegaskan dalam firman Allah :

Artinya :

“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji.

Dan suatu jalan yang buruk”.  (QS. Al Isra’ : 32)

Kelima, maen artinya judi. Judi termasuk salah satu penyakit masyarakat yang dapat merusak sendi kehidupan. Melalui praktek judi, sistem perekonomian masyarakat akan kacau balau. Apalagi bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah, perjudian akan membawa kepada kesengsaraan dan kejahatan-kejahatan.

Dalam aturan Islam, dosa judi disejajarkan dengan perzinaan. Seperti halnya firman Allah :

Artinya :

“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan” (QS. Al Maidah : 90)

 

TAGIHAN KE 20

MELAKUKAN SALAH SATU CABANG OLAHRAGA ATLETIK ATAU S

ALAH SATU CABANG OLEHRAGA RENANG

A. Atletik

Cabang olahraga atletik terdiri dari lari, jalan, loncat, lempat, tolak dan lompat. Olah raga lari terdiri dari lari jarak jauh (marathon) dengan jarak tempuh di atas 1000 meter, jarakmenengah 400 – 1000 meter, dan jarak pendek 100 – 400 meter. Untuk lari jarak menengah bisa divariasikan dengan permainan-permainan, misalnya lari estapet, lompat galah, dan lari srint. Lomba lari dihitung berdasarkan kecepatan dan ketepatan waktu. Sedangkan loncat, lompat, tolak dan lempar dihitung berdasarkan ukuran jarak atau ketinggian.

B. Renang

Cabang olahraga renang merupakan cabang olahraga yang sudah lama dikenal di dunia. Hal ini berangkat dari sejarah perjalanan hidup umat manusia di muka bumi. Misalnya sejarah Nabi Nuh AS yang terkenal dengan bahtera dan banjirnya. Seperti halnya diilustrasikan dalam firman Allah :

Artinya :

Dan (ingatlah kisah) Nuh, sebelum itu ketika dia berdoa, dan Kami memperkenankan doanya, lalu Kami selamatkan dia beserta keluarganya dari bencana yang besar. Dan Kami telah menolongnya dari kaum yang telah mendustakan ayat-ayat Kami. Sesungguhnya mereka adalah kaum yang jahat, maka Kami tenggelamkan mereka semuanya. (QS. Al Anbiya’ : 76 – 77)

Pada kisah lain digambarkan tentang peristiwa tenggelamnya pasukan Fir’aun di laut merah yang bermaksud mencelakakan Nabiyullo Musa dan Harun AS beserta para pengikutnya. Akan tetapi dengan pertolongan Allah mereka dapat selamat. Hal ini seperti digambarkan dalam QS. Al Baqarah : 50.

Keterampilan berenang bukan berarti mempersiapkan diri menghadapi siksa dan ancaman Allah, karena siapapun orangnya di dunia ini yang sanggup menghadapi ketentuan yang sudah digariskan-Nya, tentu tidak akan sanggup. Pada cabang olah raga renang dikenal berbagai gaya dan materi lomba. Di antara gaya yang dipermiankan dalam lomba renang adalah : gaya kupu-kupu, gaya dada, dan gaya bebas. Dalam permainan renang juga divariasikan dengan estapet, loncat indah, dan renang indah.

TAGIHAN SOAL 21

TAHU ADAT SOPAN SANTUN PERGAULAN INDONESIA

 

“Lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya”. Pribahasa ini mengandung pengertian bahwa setiap daerah, suku, dan bangsa mempunyai ciri khas, karakter, adat istiadat  yang berbeda-beda. Adat isitiadat orang Indonesia sangat berbeda dengan adat istiadat orang Barat. Adat bangsa kita sering disebut dengan adat ketimuran, memiliki ciri khas tersendiri. Namun demikian ciri khas adat bangsa kita dirasakan semakin terkontaminasi oleh budayabudaya Barat. Dalam hal ini sangat keliru jika modernisasi disamakan dengan westernisasi. Modernisasi adalah suatu perubahan pola pikir dan tindakan dari keterbelakangan menuju ke

arah kemajuan searah dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Sedangkan werternisasi artinya meniru secara “membabi-buta” segala budaya kebarat-baratan. Dalam hal ini  perlu dipahami bagi dari sudut terminologi, maupun sosiologi agar tidak terjadi mis-interpretasi  antara pengertian modern dengan western. Orang tidak suka mabuk, tidak bergaul bebas, pakai  busana muslim/ah, pakai assalamu’alaikum, tidak pakai halo dan sebagainya dianggap kuno,  kuper alias kurang pergaulan. Inti dari dari tuntutan adat sopan santu  dalam Islam adalah akhlaqul karimah. Seseorang akan ditantang untuk selalu berperilaku beradab dan hati-hati (wara’) dalam amal karena ada tuntutan yang berakar dari sebuah keimanan. Bahwa setiap muslim mengimani akan adanya hari  pembalasan di alam akhirat. Setiap amal perbuatan sekecil apapun akan mendapat balasan yang  setimpal dari Allah SWT. Oleh karena itu, di dalam Al-Qur’an Allah SWT menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan akhlak yang tinggi adalah akhlak yang mempunyai hubungan sinergi dengan urusan akhirat. Firman Allah :

!$¯RÎ) Nßg»oYóÁn=÷zr& 7p|ÁÏ9$sƒ¿2 “tò2ό ͑#¤$!$# ÇÍÏÈ

Artinya :

Sesungguhnya Kami telah mensucikan mereka dengan (menganugerahkan kepada mereka) akhlak yang tinggi, yaitu selalu mengingatkan mereka akan akhirat. (QS. Shad : 46)

Seseorang yang dianggap berakhlak dan berbuat kebajikan kepada orang lain tidak bisa dipandang dari sudut untung ruginya secara materi dalam waktu sesaat, akan tetapi perbuatan  baik itu akan sangat terpuji bila dilakukan atas dasar keikhlasan yang didasarkan pada keimanan (imanan wahtisaban). Berbuat baik tanpa pamrih, menurut pribahasa Jawa dikatakan : sepi ing pamrih, rame ing ghawe. Jadi, setiap muslim seyogyanya memiliki perasaan yang yakin, berani,  dan tidak ragu dalam berbuat kebajikan. Masalah balasan, sepenuhnya kita serahkan sepenuhnya kepada Allah SWT.

Dalam salah satu hadits diceritakan sebagai berikut :

Artinya :

Dari Abu Hurairah r.a. Rasulullah SAW bersabda : “Suatu ketika ada seorang laki-laki yang sedang dalam perjalanan merasa kehausan, tiba-tiba ia menemukan sebuah sumur. Kemudian orang itu menuruninya untuk meminum airnya. Lalu ia keluar dari sumur,  tiba-tiba didapati ada seekor anjing yang mengeluarkan lidahnya sambil menjilati debu  karena kehausan. Lelaki itu bergumam dalam hatinya : “Anjing ini tentu sangat kehausan, seperti halnya aku”… Menyaksikan hal itu, si lelaki itu turun kembali ke sumur sambil membuka sepatu pantopelnya untuk diisi air, sambil menggigit pantopel ia merayap naik lalu ia memberikan air itu kepada sang anjing. Dari kejadian itu lalu Allah  bersyukur dan memberinya ampunan. Lantas para sahabat bertanya : “Pantaskah seseorang mendapat pahala dengan menolong anjing ?” Rasulullah menjawab : “Pada setiap makhluk yang bernyawa ada pahala (ladang amal)” (HR. Mutafaq ‘Alaih).

Dari gambaran hadits di atas terilustrasikan secara gamblang bahwa si lelaki tersebut menolong 1) seekor anjing (makhluk kurang dianggap mulia secara syara’) 2) di tempat yang sunyi, anjing tersebut 3) tidak dikenal sama sekali siapa pemiliknya, dari mana asalnya, dan sebagainya. Kesimpulannya jelas bahwa lelaki itu melakukan sebuah amal dengan penuh unsur ikhlas.

Berbeda dengan amaliah kita pada umumnya, di mana akan tumbuh semangat dalam hal beramal apabila :

  1. Disaksikan banyak orang, dikamera, masuk TV, diekspos dan mendapat simpatik serta pujian publik, dan menaikkan rating popularitas.
  2. Melakukan sesuatu dirancang secara selektif. Jika ada muatan politis, muatan iklan, atau muatan keuntungan materi duniawi lainnya, maka diprioritaskan.
  3. Berbuat amal itu terlebih dahulu terhadap kolega, atau orang-orang karib kerabat.
  4. Sebab ada unsur ketakutan apabila tidak berbuat demikian, maka ia akan mendapat cemoohan dan pengucilan.

Dalam hal ini rasa bersyukur dan ampunan Allah kepada lelaki itu bukan sekadar menolong anjing, tapi lebih didasarkan adanya unsur keikhlasan. Perbedaan adat istiadat antar masyarakat sebenarnya adalah kata lain dari perbedaan nilai sosial dan norma sosial di masyarakat.

Nilai Sosial

Nilai sosial adalah konsep-konsep yang sangat umum yang hidup di alam-alam pikiran  masyarakat yang menjadi acuan bersikap dan bertindak bagi para warganya. Nilai sosial yang berkembang di masyarakat baerasal dari 3 sumber :

~ Tuhan

Nilai sosial ini diambil dari ajaran-ajaran agama. Dalam agama Islam sumber hukum pokok itu ada dua, yakni Al-Qur’an dan Al-Hadits. Ditambah dengan sumber hukum lain yang disebut dalil ijtihadi, yakni Ijam’3, Qiyas4, Istihsan5, Maslahah Mursalah6, ‘Urf7, Istihsab8,

~ Ijma’ adalah kesepakatan mujtahid umat Islam tentang hokum syara’ dari suatu peristiwa yang terjadi setelah

Rasulullah SAW meninggal dunia. Sebagai contoh, pasca Rasul wafat diperlukan pengangkatan khalifah. Maka para sahabat yang ada sepakat mengangkat Abu Bakr RA sebagai khalifah pertama.

~Qiyas (interpretasi) artinya menetapkan hokum suatu kejadian atau peristiwa yang tidak ada dasar nashnya dengan cara membandingkannya kepada suatu kejadian atau peristiwa yang lain yang telah ditetapkan hukumnya berdasarkan nash karena ada persamaan illat antara kedua kejadian atau peristiwa itu. Contoh: Narkoba hukumnya diharamkan karena ada persamaan illat dengan al-khamr (QS. Al-Maidah : 90).

~ Istihsan adalah dalil yang dipegang oleh Imam Hanafi (tidak ada pada Mazhab Syafi’i). Istihsan ialah meninggalkan hukum yang telah ditetapkan pada suatu peristiwa karena ada dalil syara’ yang mengharuskan untuk meninggalkannya. Dalil syara’ yang terakhir disebut sandaran istihsan. Contoh : Menurut qiyas sisa air sisa minum binatang buas hukumnya haram, karena binatang buas bertaring (hukumnya haram), jika meminum air akan meninggalkan sisa liur. Liur berasal dari darah, dari daging. Daging binatang buas itu haram, maka air yang terkena liur binatang buas juga haram. Namun Imam Hanafi membedakan antara binatang buas dengan burung buas seperti  elang dan gagak (karena paruhnya dan cakarnya menekuk, maka diharamkan berdasarkan sebuah hadits). Burung itu minum tidak meninggalkan ludah karena yang menyentuh air bukan lidahnya melainkan paruhnya. Maka air sisa minum burung buas hukumnya suci dan halal.

6 Maslahah mursalah atau istihlah ialah suatu kemaslahatan yang tidak disinggung oleh syara’ dan tidak pula

terdapat dalil-dalil yang menyuruh untuk mengerjakan atau meninggalkannya, sedang jika dikerjakan akan

Syadudz dzari’ah9 dan dasar hukum lainnya yang dijadikan sandaran hukum oleh para ulama mujtahidin.

Di Indonesia sejak masuknya agama Islam sekitar abad 7 Masehi ke wilayah Nusantara yang diterima baik oleh masyarakat, maka ajaran-ajarannya langsung dijadikan acuan hidup. Meskipun pada mulanya ajaran Islam itu dipraktekkan dirasa masih kaku, namun lama kelamaan menjadi terbiasa. Sehingga pada saat Penjajah Belanda menguasai Indonesia, ditemukanlah adat bangsa Indonesia itu menggunakan adat Islam. Hal ini dikenal dengan teori resepsi (receptio in complextio).

Ajaran agama Islam mengatur secara lengkap tentang nilai-nilai sosial, mulai dari strata kehidupan yang paling bawah yakni individu, keluarga, lingkungan terkecil hingga wilayah negara. Akan tetapi di Negara Kesatuan Republik Indonesia ajaran Islam/hukum syaria’at hingga saat ini belum bisa dilaksanakan, karena terbentur dengan kepentingan politis dan isu SARA. Nilai-nilai sosial yang berasal dari Tuhan disebut nilai theonom.

 

Masyarakat Ada juga tata nilai sosial yang dirumuskan berdasarkan kesepakatan orang banyak yang disebut nilai heteronom. Contoh : Pancasila yang berisi ajaran nilai yang harus dipedomani oleh seluruh warga negara.

 

 Individu

Nilai sosial yang dirumuskan oleh individu disebut nilai otonom. Yang dimaksud individu di sini adalah orang-orang yang memiliki kemampuan daya intelektualitas di atas rata-rata orang biasa. Orang tersebut biasanya berasal dari kalangan filosof, negarawan, ulama mujtahidin, dan orang bijak.

2. Norma Sosial

Norma (norms) adalah kaidah atau aturan-aturan yang berisi perintah dan larangan yang diterapkan berdasarkan kesepakatan bersama untuk mengatur perilaku manusia di dalam masyarakat guna mencapai ketertiban dan kedamaian.Secara umum para sosiolog sepakat bahwa norma sosial dibedakan menjadi beberapa macam :

~. Norma Agama

Adalah aturan-aturan yang merupakan petunjuk hidup bagi manusia yang berasal dari Tuhan.

Pada umumnya aturan-aturan norma agama diatur dalam Kitab Suci masing-masing agama: Al-Qur’an (Islam), Injil/Bibel (Kristen), Weda (Buddha), Tripitaka (Hindu), dan lain-lain.

~ Norma Hukum (Law)

Hukum merupakan salah satu norma dari sistem nilai yang berlaku di masyarakat. Norma hukum adalah aturan-aturan yang dibuat oleh negara yang disertai sanksi yang tegas dan nyata bagi siapa saja yang melanggarnya.

Sebagai kerangka acuan hidup bernegara yang “melek” hukum, setiap warga negara harus tahu sumber tertib hukum dan tata urutan perundangan yang berlaku di Indonesia. Menurut  Tap MPR RI Nomor III/MPR/2000 menyebutkan bahwa Sumber Hukum Dasar Nasional mendatangkan kebaikan yang besar atau kemaslahatan. Contoh : Upaya pembukuan Al-Qur’an pada masa Khalifah Abu Bakr RA mendapat tanggapan pro-kontra dari para sahabat. Terutama yang kontra beralasan bahwa peristiwa tersebut tidak pernah diperintahkan oleh Rasulullah SAW juga tidak ada dalil al-Qur’an yang mengharuskannya.

Akan tetapi karena para sahabat yang hafal al-Qur’an banyak yang gugur dalam peperangan, maka dikhawatirkan al-Qur’an akan hilang dari peredaran. Oleh karena itu dasar hukum pembukuan al-Qur’an adalah maslahah mursalah/istihlah.

~ ‘Urf atau adat kebiasaan ialah sesuatu yang telah dikenal oleh masyarakat dan merupakan kebiasaan di kalangan mereka baik berupa perkataan maupun perbuatan. Contoh : Jual beli salam (jual beli yang tidak memenuhi criteria rukun jual beli, sebab barang yang diperjual-belikan tidak dapat dihadirkan langsung, cukup hanya mengandalkan kepercayaan kedua belah pihak atau berdasarkan adat kebiasaan).

~ Istihsab ialah tetap berpegang pada hokum yang telah ada dari suatu peristiwa atau kejadian sampai ada dalil yang mengubah hokum tersebut. Contoh : Firman Allah : “Dia (Allah) lah yang menjadikan semua yang ada di bumi untukmu (manusia). (QS. Al-Baqarah : 29) Ayat tersebut maksudnya: dihalalkan bagi manusia memakan apa saja yang ada di muka bumi untuk kemanfaatan dirinya kecuali ada dalil yang mengecualikan hokum itu.

~ Sadudz Dzari’ah ialah menghambat atau menghalangi atau menyumbat semua jalan yang menuju kepada

kerusakan atau maksiat. Contoh : Kewajiban wanita untuk menutup auratnya adalah untuk menyumbat atau

meminimalisir kejahatan perzinahan atau pemerkosaan. (Lih. Ushul Fiqh I, (1986) Depag RI)

adalah Pancasila. Sedangkan Tata Urutan Peraturan Perundang-undangan RI adalah sebagai berikut :

1) Undang-Undang Dasar 1945

2) Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (Tap MPR RI)

3) Undang-undang (UU)

4) Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perpu)

5) Peraturan Pemerintah (PP)

6) Keputusan Presiden (Kepres)

7) Peraturan Daerah (Perda)

Hukum dibedakan menjadi dua : yakni hukum tertulis (seperti UUD 1945, Tap MPR dll.) dan hukum tidak tertulis atau dikenal dengan istilah konvensi (kebiasaan yang dilakukan secara brulang dan terus menerus, misalnya pidato kenegaraan Presiden setiap tanggal 16 Agustus). Dalam dunia peradilan, hukum tidak tertulis disebut yurisprudensi yaitu kebiasaankebiasaan yang dilakukan oleh pengadian dalam menetapkan suatu perkara.

~. Adat Istiadat (Custom)

Adat istiadat merupakan tata kelakuan yang ada di dalam masyarakat yang telah terintegrasi secara kuat yang sudah berlangsung lama secara turun temurun. Aturan adat istiadat meliputi : hukum tanah, hukum perutangan, status badan pribadi, hukum kekerabatan, hukum perkawinan dan hukum waris.

~Tata Kelakuan (Mores)

Tata kelakuan adalah kebiasaan-kebiasaan yang hidup di dalam masyarakat sebagai norma pengatur dan dilaksanakan sebagai alat pengawas oleh masyarakat terhadap anggotanya. Beberapa sosiolog ada yang menyamakan anatara tata kelakuan (mores) dengan adat istiadat (custom).

~ Kebiasaan (Folksways)

Kebiasaan adalah tingkah laku yang berulang-ulang yang ada di dalam masyarakat yang dianggap sebagai pedoman bersama. Contoh : Kalau makan memakai tangan kanan, wanita berjalan di sebelah kiri sedang pria disebelah kanannya, dsb.

~ Mode (Fashion)

Mode adalah cara dan gaya melakukan atau membuat sesuatu yang sifatnya berubah-ubah namun selalu diikuti banyak orang.

~ Cara (Usage)

Cara merupakan suatu kebiasaan-kebiasaan dalam berperilaku namun lebih bersifat pada hubungan antar individu yang sangat terbatas. Norma ini jika ada pelanggaran tidak berakibat fatal, mungkin hanya sekadar celaan.

 

 

TAGIHAN SOAL 22

MEMILIKI BUKU TABANAS

 

Mengapa seorang anggota pramuka harus memiliki tabungan ? Apa hubungannya antara kegiatan pramuka dengan menabung ? Pertanyaan tersebut menuntun kita pada suatu penjelasan yang cuku detail, agar Penegak Calon Bantara dapat memiliki suatu ilustrasi tentang hubungan tabungan dengan Gerakan Pramuka.

Dalam Dharma ke-7 dari Dasa Dharma Pramuka disebutkan bahwa Pramuka itu : “Hemat Cermat dan Bersahaja”. Artinya bahwa seorang anggota pramuka dari dharma ini dituntut tiga unsur kerja, yakni harus bisa hemat, bisa cermat dan bisa bersahaja. Ketiga unsur ini mengandung makna filosofis yang cukup mendalam.

Hemat merupakan bagian dari akhlak terpuji (al-akhlaqul mahmudah), kabalikan dari boros atau tabdzir/ mubadzir. Dalam Islam ada sistem pengaturan pada alokasi pembelanjaan harta. Di mana Islam mengatur konsep tawasuth (bersikap pertengahan). Jadi, dalam hal membelanjakan harta itu kita dituntut supaya tidak telalu boros, juga tidak kikir. Sebagaimana firman Allah :

 

“Dan janganlah kamu jadikan tanganmu pada lehermu dan janganlah kamu terlalu mengulurkannya11 karena kamu menjadi tercela dan menyesal. (QS. Al-Isra : 29)

Cermat artinya dalam hal penggunaan biaya tepat, akurat, logis dan dapat dipertanggungjawabkan.

Segala alokasi penggunaan dana tepat sesuai rencana pembiayaan. Segala urusan penggunaan dana dicatat, dibuktikan secara hukum dan dilaporkan secara transparan, karena urusan keuangan merupakan masalah yang paling sensitif di mata masyarakat. Nemun demikian, seorang pemegang uang (bendaharawan) akan selalu menghadapi persoalan dilematis. Di satu sisi ia harus hemat tapi tidak boleh kikir, di sisi lain ia harus dermawan tapi tidak boleh boros.  itulah sebabnya pada akhir ayat di atas dikatakan : “supaya tidak tercela” sebagai akibat dari kikir, dan “supaya tidak menyesal” akibat dari boros.

Agar dalam penggunaan biaya itu tidak terjerumus pada “dua mata pisau” yang sama-sama  berbahaya, maka sikap yang tepat kita harus BERSAHAJA. Artinya bijaksana, dapat diterima, dimaklumi dan dimengerti oleh semua pihak. Sehingga terciptalah konsep keadilan.  Menabung merupakan bagian dari sikap hemat. Sikap ini lahir tidak lain karena dalam ilmu ekonomi ada yang disebut inti masalah ekonomi. Inti masalah ekonomi yaitu bagaimana dengan sumberr-sumber yang jumlahnya terbatas, orang dapat memenuhi kebutuhan hidup yang

beraneka ragam. Masalah ekonomi ini sering dihubungkan dengan teori kebutuhan manusia. Di mana kebutuhan jika ditinjau dari segi waktu pemenuhannya dibagi menjadi 4 macam :

  1. Kebutuhan sekarang, seperti kebutuhan akan makan, minum dan rasa sehat. 2. Kebutuhan masa depan, yaitu kebutuhan yang pemenuhannya disiapkan jauh hari sebelumnya. Seperti tindakan menabung.
  2. Kebutuhan insidental, tak terduga. Dipersiapkan untuk berjaga-jaga kalau ditimpa musibah atau sakit.
  3. Kebutuhan sepanjang waktu, misalnya kebutuhan akan pendidikan. (Bahan Pelajaran Ekonomi Kelas X SMA).

Di Indonesia banyak bank yang menyediakan berbagai jenis tabungan, mulai tabungan jenis manual sampai tabungan jenis elektrik. Bentuk tabungan manual seperti tabungan yang umum kita jumpai di bank-bank, di mana setiap kali menabung nasabah membawa buku tabungan, lalu petugas menuliskannya pada buku tabungan dan menerima setoran uang. Sedangkan bentuk tabungan elektrik diwujudkan dalam bentuk kartu kredit (credit card). Cara pengambilan uangnya tidak perlu berhadapan langsung dengan manusia, tapi cukup melalui mesin ATM (Anjungan Tunai Mandiri atau Automatic Teller Machine). Melalui produk ini nasabah dapat mengambil uangnya yang disimpan di bank dalam jumlah yang dikehendaki.  Namun ada batas maksimum pengambilan dalam sehari yang ditetapkan   oleh bank yang  bersangkutan. Selain untuk menarik uang, melalui ATM nasabah dapat mempergunakannya  sebagai alat pembayaran dan untuk mengecek saldo tabungan. Saat penarikan uang melalui ATM tidak hanya di tempat bank yang mengeluarkan ATM. Namun dapat di tempat-tempat yang bertanda jaringan ATM ALTO dan jaringan ATM VISA/Plus. Penggunaan ATM di jaringan ATM ALTO dan ATM VISA/Plus, dikenakan biaya oleh bank pengelola ATM yang bersangkutan.12

Berikut ini macam-macam tabungan atau simpanan

1.Simpanan Giro

Giro adalah simpanan pihak ketiga atau nasabah kepada bank, yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan mempergunakan cek, bilyet giro, atau surat perintah pembayaran lainnya dengan cara pemindahbukuan. Simpanan giro disebut simpanan rekening koran. Biasanya masyarakat mrnyimpan uangnya dalam bentuk rekening koran supaya lebih aman.  

2.Deposito

Deposito adalah simpanan pihak ketiga kepada ba nk yang penarikannya hanya dapat dilakukan dalam jangka waktu tertentu, menurut perjanjian antara pihak ketiga dengan pihak bank yang  bersangkutan. Macam-macam jangka waktu simpanan deposito ialah satu bulan, tiga bulan,  enam bulan dan dua belas bulan. Bunga untuk tiap-tiap jangka waktu tersebut berlainan. Selain itu, bank juga menerima simpanan deposito berjangka dalam mata uang asing (dolar). Namun, tingkat bunganya lebih rendah daripada deposito dalam rupiah.

3.Tabungan

Tabungan adalah simpanan pihak ketiga kepada bank yang penarikannya dapat dilakukan sewaktu-waktu. Namun, tetap menurut syarat-syarat yang telah disepakati. Tabungan tidak dapat ditarik dengan cek atau alat yang dapat dipersamakan dengan itu. Contoh tabungan antara lain Tabanas, Tahapan, dan Taplus.

4.Sertifikat Deposito

Sertifikat deposito adalah deposito berjangka yang bukti simpanannya dapat diperdagangkan. Searah kemajuan IPTEK, anggota pramuka seyogyanya mengenal bentuk-bentuk  transaksi di jaman modern ini. Jadi, TABANAS pada era Iptek ini sudah dianggap kuno. Di samping itu jenis TABANAS jika dijadikan satu kewajiban untuk dimiliki oleh seorang calon  penegak bantara, hal ini tidak etis. Karena mengandung muatan politis. Di mana TABANAS  merupakan jenis tabungan milik salah satu bank pemerintah. Dengan demikian, pada pembahasan ini yang ditekankan bukan pada “peristilahannya”  melainkan pada perubahan sikap, yaitu gemar menabung. Tidak ditentukan masalah jenis tabungannya, apakah menabung di bank milik BUMN, di bank swasta, di koperasi, di sekolah  atau di lembaga keuangan lainnya.

TAGIHAN SOAL 23

SETIA MEMBAYAR IURAN KEPADA GUGUS DEPANNYA,

SEDAPAT-DAPAT DENGAN UANG YANG DIPEROLEH DARI USAHA SENDIRI

 

Tagihan soal ini dimaksudkan untuk memberikan pembelajaran kepada anggota pramuka penegak agar terbiasa menyisihkan sebagian hartanya demi kepentingan umum. Sedangkan besar kecilnya sumbangan tidak terlalu dipersoalkan, yang penting ada perubahan sikap dari kurang  peduli menjadi peduli sosial.

Ajaran Islam mensyari’atkan tentang mobilisasi harta untuk di-tasharuf-kan ke jalan yang benar, yakni melalui zakat, infak, dan shadaqah. Sebab dari setiap harta yang kita peroleh ada hak para fakir miskin. Aturan tentang berinfak diatur dengan begitu baik, di mana berinfak itu harus dari hasil usaha/kasab yang halal, barang yang akan diinfakkan harus baik (disenangi baik oleh si pemberi maupun oleh si penerima), dan dengan penuh keikhlasan (bukan untuk tujuan duniawi, seperti kompanye, mencari popularitas, mencari muka dan sebagainya).

Artinya :

“Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan allah) sebagian dari hasilusahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk  kamu. Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu menafkahkan daripadanya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memincingkan mata terhadapnya. Dan ketahuilah, bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji”.

 (QS. Al Baqarah : 267)

Dalam kepramukaan diusahakan agar para pesertanya mampu hidup mandiri, sehingga dalam kepramukaan diajarkan tentang penjelajahan, tali temali, perkemahan, tataboga, hingga  satuan karya (saka). Dalam bidang kemandirian finasial dan ekonomi, seorang peserta pramuka  diharapkan mampu mencari rizki dengan jalan apa saja yang penting halal dan mulia.

TAGIHAN SOAL 24

MENGUASAI SATU KETERAMPILAN DI BIDANG PERTANIAN, BIDANG INDUSTRI,

ATAU BIDANG LAIN YANG DIPILIHNYA SENDIRI, TETAPI YANG DAPAT

DIHARAPKAN KELAK AKAN BERGUNA BAGI KEHIDUPANNNYA

Panca Usaha Tani

  1. Pemilihan bibit unggul
  2. Pemupukan yang cukup
  3. Pengairan yang teratur
  4. Pengolahan tanah
  5. Pemeliharaan tanah

Pupuk berdasarkan sumbernya ada 2:

  1. Pupuk alam adalah pupuk yang langsung didapatkan dari alam, misalnya: pospat alam dan pupuk organik
  2. Pupuk buatan adalah pupuk yang dibuat pabrik.

Macam-macamnya:

  1. Pupuk tunggal adalah pupuk yang hanya mengandung satu unsur hara terpakai
  2. Pupuk majemuk adalah pupuk yang mengandung lebih dari satu unsur hara.
  3. Pupuk lengkap adalah pupuk yang mengandung unsur hara makro dan mikro

Berbagai istilah dalam pertanian

PHT                       : Pengendalian Hama Terpadu

OPT                        : Organisasi Pengganggu tanaman

Herbisida              : Obat-obat yang meningkatkan hasil tani dengan cara (rumput-rumput liar)

Pestisida               : Obat-obat pertanian yang membunuh hama

Pungisida               : Obat-obat pertanian untuk membasmi jamur (fungi)

Intensifikasi            : Meningkatkan dengan cara pemilihan bibit unggul

Ekstensifiks           : Perluasan lahan

Pola tanaman      : Untuk menghasilkan yang banyak dan atau pemanfaatan lahan pertanian

Tanaman menempati proporsi terbesar

  1. Kelompok tanaman pangan. Contoh: padi, jagung dan kedelai
  2. Kelompok tanaman holtikultura. Contoh: bawang merah/putih, kentang, tomat sayuran, buah-buahan, dan tanaman hias Tanaman perkebunan. Contoh: tebu, karet, kelapa sawit, teh, kopi, kakao, dll.

Cara Mengatasi Keasaman Tanah

Untuk menaik pH yang rendah bisa dilakukan dengan pengapuran, kapur yang biasa dipakai untuk menetralkan tanah asam ada dua, yaitu Kalsit (CaCO3) dan dolomit (CaCO3MgCO3).

Beberapa keunggulan dolomit:

1. Dolomit lebih mudah diperoleh di toko saprotan ketimbang kalsit

2. Kemampuan menetralkan pH dolomit lebih tinggi ketimbang kalsit

3. Dolomit mengandung magnesium sehingga sekaligus merupakan pupuk Mg.

Urutan pekerjaan dalam pengapuran tanah

1. Mengukur pH tanah

Pengukuran pH tanah dilakukan dengan pH meter, soil tester, atau kertas lakmus.

Tujuannya untuk menentukan tingkat keasaman tanah. Jika angka pH tanah di bawah 6 sebaiknya diberi kapur, jika angka pH di atas 6 tidak perlu diberi kapur.

2. Mengambil tanah dari kebun

Tanah yang diambil hanya lapisan atas dengan ketebalan 20-25 cm dari permukaan, ini merupakan lapisan subur sedangkan lapisan dibawahnya merupakan lapisan mati yang belum subur. Bobot tanah yang diambil disesuaikan dengan ukuran pot, kemudian tanah itu dihancurkan menjadi butiran-butiran kecil, sambil dibersihkan dari batuan, sisa-sisa akar, plastik maupun kotoran lainnya.

3. Menghitung jumlah dolomit

Berat Jenis (BJ) tanah diseragamkan sebesar 1 g/cm3 atau 1.000 kg/m3. 1 ha identik dengan 10.000 m2. dengan kedalaman lapisan 20 cm atau 0,2 cm, maka bobot tanah 1 ha adalah 10.000 x 0,2 x x 1.000 kg = 2 juta kg. Misalkan berat tanah itu 10 kg dan pH nya 4, dengan menggunakan tabel dosis penggunaan dolomit, maka dolomit yang dibutuhkan seberat: 10/2.000.000 x 10,24 ton = 0,0000512 ton = 51,2 g dolomit.

4. Mengapur tanah

Tanah yang sudah dihancurkan dihamparkan di atas lantai atau alas lainnya, taburkan dolomit di atasnya, kemudian aduk agar tercampur rata. Selanjutnya tanah bisa langsung dimasukkan ke dalam pot, tapi jangan langsung ditanami, tunggu 2-4 minggu baru boleh ditanami. Alangkah baiknya pH tanah itu diukur dulu sebelum ditanami, jika di atas 6 maka sudah boleh ditanami.13

 

TAGIHAN SOAL 25

DAPAT MEMBACA JAM DAN MENGGUNAKAN KOMPAS

Kompas adalah alat untuk menunjukan arah mata angin

Cara membuat kompas

Kompas dapat dibuat dengan cara yang sesederhana mungkin, tapi dengan kompas ini kita bisa menentukan arah yang kita tuju. Cara membuat kompas sederhana adalah gosoklah sebuah silet dengan magnet secara

searah sehingga daya kemagnetannya menempel pada silet (silet bersipat magnet), lalu kita letakan pada sebatang gabus yang kecil lalu diletakan diatas bejana air, maksud gabus tersebut diatas agar silet mengapung kemudian kita tandai ujung silet itu dengan U (utara) dan S (selatan) atau bisa juga dengan N (north) dan S (south) maka setelah diletakan diatas air silet itu akan selalu menunjukan kearah utara dan selatan. Kompas selalu menunjukan ke arah utara atau selatan, hal itu terungkap setelah ahli fisika menyelidiki bahwa disekitar kutub utara bumi terdapat kutub selatan magnet bumi begitu pula sebaliknya, yang letaknya berimpit antara kutub bumi dan kutub magnet bumi. Oleh sebab itu arah jarum kompas tidak tepat pada arah utara dan selatan tetapi agak lebih sedikit. Arah mata angin yang pokok ada 4:

- Utara (U) atau North (N)

- Selatan (S) atau South (S)

- Barat (B) atau West (W)

- Timur (T) atau East (E)

Kemudian dibagi lagi menjadi beberapa bagian:

- Antara U dan T disebut Timur Laut (TL)

- Antara T dan S disebut Tenggara (Tg)

- Antara S dan B disebut Barat Daya (BD)

- Antara B dan U disebut Barat Laut (BL)

Jadi arah mata angin seluruhnya berjumlah 16 arah. Sebagai mana telah disinggung di atas, kompas itu dapat digunakan oleh perintis dan petualang di hutan juga digunakan di lautan dalam pelayarah kapal-kapal, oleh pilot pesawat terbang yang selalu menggunakan kompas dalam menentukan arah mata angin. Oleh karena itu untuk mempermudah penggunaannya dibuatkan tiap arah tersebut yang diawali dari arah utara (0000 ) kanan searah jarum jam sampai 3600 yang biasanya ditulis dengan 3 digit:

1. Utara                                  : 0000 atau 3600

2. Utara timur laut                 : 022,50

3. Timur Laut                       : 0450

4. Timur timur laut              : 067,50

5. Timur                                                : 0900

6. Timur tenggara               : 112,50

7. Tenggara                         : 1350

8. Selatan menenggara     : 157,50

9. Selatan                              : 1800

10. Selatan Barat Daya      : 202,50

11. Barat daya                      : 2250

12. Barat barat Daya           : 247,50

13. Barat                                : 2700

14. Barat barat laut              : 292,50

15. Barat laut                        : 3150

16. Utara Barat laut             : 337,50

Dalam jam terdapat bagian-bagian tertentu seperti jarum jam. Jarum jam ini ada 3 macam:

- Yang paling panjang kecil itu menunjukan detik

- Yang lebih panjang besar itu menunjukan menit

- Yang terpendek itu menunjukan jam

Sebagai standar watu di dunia yaitu jam bear di Greenwich Mean Time (GMT) untuk Indonesia GMT ditambah 7 jam/ di dalam penulisan waktu ini menggunakan bahasa Indonesia yang baik mulai angka 1 sampai 24. Contoh pukul 07.00 bukannya jam 07.00. kalau kita konfirmasikan antara kompas dan jam dengan Al-Qur’an itu dapat dilihat dalam surat Al- Baqarah ayat 177, disana disinggung tentang arah mata angin.

Dalam kaitannya dengan arah, Islam sangat menekankan tentang keakuratan arah. Salah satunya tentang arah kiblat. Menghadap kiblat merupakan salah satu syarat sahnya shalat bagi orang yang melakukan shalat dalam kondisi normal. Kecuali shalat safar (shalat dalam kendaraan). Namun demikian setiap muslim tidak boleh mengasumsikan bahwa Allah SWT menempati salah satu arah, hal ini ditegaskan dalam Al Qur’an :

Artinya :

Orang-orang yang kurang akalnya[ialah orang-orang yang kurang pikirannya sehingga tidak dapat  memahami maksud pemindahan kiblat.] diantara manusia akan berkata: “Apakah yang memalingkan mereka (umat Islam) dari kiblatnya (Baitul Maqdis) yang dahulu mereka telah berkiblat kepadanya?” Katakanlah: “Kepunyaan Allah-lah timur dan barat; Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya ke jalan yang lurus”[ Di waktu Nabi Muhammad s.a.w. berada di Mekah di tengah-tengah kaum musyirikin beliau berkiblat

ke Baitul Maqdis. Tetapi setelah 16 atau 17 bulan Nabi berada di Madinah ditengah-tengah orang Yahudi

dan Nasrani beliau disuruh oleh Tuhan untuk mengambil Ka'bah menjadi kiblat, terutama sekali untuk

memberi pengertian bahwa dalam ibadat shalat itu bukanlah arah Baitul Maqdis dan Ka'bah itu menjadi

tujuan, tetapi menghadapkan diri kepada Tuhan. Untuk persatuan umat Islam, Allah menjadikan Ka'bah

sebagai kiblat.].

 

TAGIHAN SOAL 26

SUDAH PERNAH BERKEMAH SEKURANG-KURANGNYA

4 HARI BERTURUT-TURUT

Berkemah adalah kegiatan rekreasi yang mempraktekan pola hidup mandiri serta bersahabat dengan alam raya. Berkemah merupakan salah satu praktek miiatur kehidupan di alam terbuka yang penyelenggaraannya dapat hanya sekadar berekreasi atau sebagai tempat tinggal sementara dalam suatu kegiatan di alam terbuka tetapi dapat juga digunakan sebagai salah satu alat pembinaan generasi muda yang bersifat pendidikan di luar sekolah. Sebagai alat pembinaan maka berkemah dimaksudkan sebagai suatu penghayatan bentuk kehidupan di alam terbuka dalam suasana sederhana dan penuh penghayatan atas arti kehidupan. Dengan kesederhanaan dan penghayatan hidup tersebut diharapkan dapat mempengaruhi jiwa para peserta perkemahan ke arah pembentukan watak dan pribadi yang tangguh, dan tegar menghadapi segala rintangan.

Tujuan

Dengan jalannya berkemah maka dapat dipetik nilai-nilai pendidikan yang terkandung di dalamnya, meliputi antara lain:

 Mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.

 Mempertebal rasa cinta alam, tanah air, bangsa, dan negara.

 Mengembangkan jiwa merdeka, jiwa yang memiliki penuh tanggungjawab.

 Melatih diri menghargai waktu, tenaga, harta dan hak asasi setiap makhluk.

 Swakarya, swakarsa, dan swasembada

 Mempertajam alat indra, kecakapan dan keterampilan fisik, serta kepekaan sosial.

Motif perkemahan

  1. Menggambarkan kehidupan satu PERKAMPUNGAN DAMAI yang berlandaskan Pancasila, menerapkan prinsip-prinsip dasar sebagai berikut:
  2.  Hidup berkepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, saling hormat-menghormati dalam melaksanakan ibadah sesuai keyakinan dan agama masing-masing.
  3.  Hidup saling tolong menolong berpedoman pda pembagian tugas masing-masing regu/kelompok
  4.  Hidup rukun satu sama lain.
  5.  Desa perkemahan diatur seperti pemerintahan desa dalam bentuk kecil, ada RT, RW dan RK, punggawa desa, dll.
  6.  Mengutamakan kepentingan umum diatas kepentingan pribadi.

Persiapan

1. Rencana kegiatan, yang meliputi antara lain: Thema Perkemahan, acara kegiatan, syarat-syarat peserta, syarat-syarat penyelenggaraan perkemahan, situasi dan kondisi tempat lokasi, dll.

2. Tempat perkemahan hendaknya memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:

☺ Letak aman, berumput dan berpemandangan indah

☺ Jauh dari unsur gangguan penyakit.

☺ Dekat dengan sumber air bersih

☺ Aman dari bencana.

☺ Jauh dari gangguan binatang buas.

☺ Tidak berdebu dan cukup sinar matahari

Lapangan bekas perkemahan harus dikembalikan lagi seperti semula (kebersihan, bekas galian ditutup, dll). Jangan lupa minta diri dan mengucapkan terima kasih kepada pemilik tempat yang telah digunakan setelah selesai perkemahan dibuat laporan penyelenggaraanm kemudian disusun evaluasinya.

Melalui perkemahan dan penjelajahan alam diharapkan anggota pramuka mampu melakukan refleksi atas alam raya yang luas dan indah ini yang dilengkapi dengan fasilitas kelestariannya. Sehingga setiap kita akan tunduk tersimpuh dalam tafakkur akan kebesaran Allah, sunhanallah wabihamdihi subhanallahil ‘azim.

Dalam sebuah kisah diceritakan bahwa Rasulullah SAW ketika ditunggu kehadirannya untuk mengimami shalat shubuh oleh para sahabat di Masjid Nabawi Madinah, tidak kunjung juga datang. Maka Bilal datang menemui beliau, didapatinya beliau masih dalam keadaan menangis yang diakibatkan ada beberapa ayat Al Qur’an yang diturunkan Allah pada malam harinya. Saking merasa beratnya dengan ayat tersebut, maka beliau terlena memikirkan makna ayat tersebut.

Artinya :

190. Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, 191. (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka. (QS. Ali Imran : 90 – 91)

Adapun yang menjadi beban berat Rasulullah adalah apakah umat Islam akhir zaman akan sanggup mengejawantahkan makna ayat ini. Sedangkan kebanyakan kaum muslim yang kurang keyakinannya akan mudah berburuk sangka atas apa yang telah Allah putuskan bagi manusia. Padahal segala keputusan dan ketentuan Allah itu adalah pilihan yang terbaik bagi umat manusia. Hanya merekalah yang tidak menggunakan akal sehatnya. Wallohu a’lam.

 

TAGIHAN SOAL 27

PERNAH IKUT SERTA KERJA BAKTI GOTONG-ROYONG

YANG DITUGASKAN PEMBINANYA

 

Gotong royong merupakan suatu sistem pengerahan tenaga tambahan dari luar kalangan keluarga atau sebagai usaha melakukan pekerjaan secara bersama-sama dan hasilnya dirasakan bersama pula. Berdasarkan penelitian Prof. DR. Koencoro Ningrat gotong royong adalah nama kelompok aktivitas manusia. Aktivitas yang bernama gotong royong itu nampak pada:

  1. Waktu ada peristiwa kematian atau kecelakaan dimana orang datang untuk memberikan pertolongan ataupun layadan.
  2. Waktu seluruh penduduk desa turun untuk mengerjakan pekerjaan yang sifatnya untuk kepentingan umum atau desa yang lazim disebut Gugur Gunung seperti perbaikan jalan desa, lumbung desa, dll.
  1. waktu seseorang warga desa mengadakan pesta dan tetangga berdatangan untu  membantu
  2. aktivitas ini dinamakan sambatan atau jurungan. waktu tertentu dimana makam nenek moyang desa perlu dibersihkan. Kegiatan ini dinamakan rerukun alur waris.
  1. waktu seseorang penduduk perlu mengerjakan suatu untuk tempat tinggal (membongkar atap, mendirikan rumah baru) dan tetangga berdatangan membantu, kegiatan ini disebut juga sambatan.
  2. waktu aktivitas yang berhubungan dengan pertanian, baik membetulkan saluran air maupun panenan. Kegiatan ini dinamakan kerubutan atau gronjongan. waktu ada keperluan desa yang sifatnya tidak langsung berhubungan dengan kepentingan umum, misalnya pekerjaan yang menjadi tugas Kepala Desa namun penduduk turun membantunya. Kegiatan ini dinamakan Keregan.

Prinsip-kegiatan Gotong royong

  1. Kegiatan tersebut dilakukan oleh orang-orang yang merupakan anggota suatu kesatuan desa, kampung, Pelajar suatu sekolah. Organisasi tertentu dan sebagainya.
  2. Keikutsertaannya berdasarkan atas kesadaran bahwa kegiatan itu demi kepentingan sesama anggota sebagai kesatuan/keluarga.
  3. Tidak ada perasaan terpaksa ataupun di dorong pamrih apapun kecuali inginmenolong sesama warga.dan Keikutsertaan spontan.

Manfaat gotong royong bagi diri, masyarakat, Bangsa dan Negara.

1. Meringankan beban, waktu dan biaya

2. Meningkatkan solidaritas dan rasa kekeluargaan dengan sesama.

3. Menambah kokohnya rasa persatuan dan kesatuan

4. Mempertinggi ketahanan bersama.

Pokok-pokok aktivitas gotong royong mengandung unsur-unsur sebagai berikut:

  1. Usaha atau kegiatan kerja bersama
  2. Setiap partisipan berpartisipasi menurut kemampuan masing-masing
  3. Berdasarkan keikhlasan dan sukarela
  4. Tanpa pamrih (tanpa harapan balas jasa)
  5. kerja atau usaha tersebut bermanfaat bagi kepentingan bersama dalam bidang ekonomi prinsip kegiatan kegotong royongan dan kekeluargaan termaktub dalam UUD 1945 pasal 33 ayat 1, 2, dan 3.
  1. Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak di kuasai oleh Negara
  2. Bumi, Air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

Disamping itu dalam salah satu asas pembangunan Nasional yakni asas demokrasi Pancasila disebutkan bahwa:

Upaya mencapai tujuan pembangunan nasional yang meliputi seluruh kehidupan masyarakat. Berbangsa dan bernegara dilakukan dengan semangat kekeluargaan yang bercirikan kebersamaan, gotong royong, persatuan dan kesatuan melalui musyawarah untuk mencapai mufakat  Jadi segala bentuk kegiatan yang menjadi tanggungjawab bersama sebaiknya kita kerjakan secara gotong royong. Dengan kebersamaan pekerjaan akan mudah diselesaikan.

 

\TAGIHAN SOAL 28

DAPAT MENGUCAPKAN KALIMAT SYAHADAT DAN TAHU ARTINYA,

MENGERTI RUKUN IMAN DAN RUKUN ISLAM, MELAKUKAN SHOLAT

BERJAMAAH,

TAHU RIWAYAT NABI MUHAMMAD SAW.

 

Dapat mengucapkan Syahadatain dan tahu artinya

Syarat syahnya iman mengucapkan syahadatain Ulama jumhur memberikan penjelaan kepada pendapat Imam Al-Asy’ari dan Al Maturidy bahwa yang dimakud syaratnya iman yaitu membaca Syahadatin. Yang dimaksud Shahadat munjin.

Dalam pengucapan Syahadat Munjin harus disertai dengan:

  1. Ma’rifat : hati mengakui bahwa Allah SWT adalah Tuhan dan Muhammad adalah utusan Allah SWT.

Ma’rifatnya disertai dengan :

  1. Idrokun jaziman : meyakini dengan sangat pasti sehingga tidak ada keraguan.
  2. Muwafiqun Lilwaqi’i : apa yang diyakininya sesuai dengan kenyataan.
  3. Nasyi’un ‘An dalili : Meyakini kepada allah SWT disertai dengan argumen (dalil) yang dapat mempertahankannya baik dalil Nakli ataupun dalil Akli.

Yang harus dima’rifatkan adalah

- Dzat Allah SWT dan Rosullnya serta sifatnya

- Yang mumkin di Allah SWT dan di Rosul

- Yang wajib di Allah dan rosullnya.

  1. Id-Dziam : Hati menerima bertuhan kepada allah dan menerima berr Rosulkan Nabi Muhammad SAW
  2. Qabul : Hati menerima seluruh ajaran Allah dan Rosulnya sehingga jadi pedoman kita
  3. Lafadz : kita mengucapkannya harus berbahasa arab tak bisa diganti dengan yang lain.

Rukun Islam

1. Syahadat

2. Shalat

3. Zakat

4. Puasa

5. Pergi haji bagi yang mampu

 

Rukun Iman

1. Iman Kepada Alloh

2. Iman Kepada Malaikat Alloh

3. iman Kepada Kitab Alloh

4. Iman Kepada Rosul Alloh

5. Iman Kepada Hari kiamat

 6. Iman Kepada Qadha dan Qadar (takdir Alloh)

Tingkatan Iman yaitu:

  1. Iman Taqlid, artinya yang tidak mempunyai dalil yang kuat
  2. Iman ilmu, artinya imannya seorang yang mukhalaf yang telah mengetahui dalil yang benar, namun belum menjiwai keimanannya.
  3. Iman Iyan, artinya Iman seseorang yang disertai dengan ma’rifat dan tasdiq yang menjiwai sifat sama’ dan bashor.
  4. Iman Haqiqat, artinya iman seseorang yang mempunyai jiwa teramat dalam kema’rifatannya yang luar biasa pada makhluk yang namanya iman ainul yaqin.
  5. Iman Haqiqatul Haqiqat, artinya derajat imannya para Rasul. Karena tingkatan iman yang tinggi, maka dalam hal ini Allah sudah tidak memberikan lagi ta’rif/definisi.

 

Riwayat Nabi Muhammad SAW Menurut Al-Qur’an

Pada prinsipnya setiap umat Islam sudah mengetahui sejarah dan peri hidup Nabi Muhammad SAW, sebab di pengajian-pengajian, madrasah-madrasah selalu dikupas riwayat perjalanan kerasulan Nabi Muhammad SAW. Bagi calon Penegak Bantara di Gusus Depan Madrasah Aliyah YPK Cijulang pengenalan tentang Nabi Muhammad SAW supaya disesuaikan dengan tingkat wawasan dan pola pikirnya.

Marilah kita mengenal Nabi Muhammad SAW dari sisi “kedahsyatan” keteladan, kecerdasan, kesempurnaan perangainya yang menyeru umatnya dengan penuh rasa cinta dan tanggung jawab, dengan menyimak beberapa ayat Al-Qur’an yang secara langsung menyinggung amaliah kehidupan Rasulullah SAW.

Sang Pemaaf

Sang pelempar lembing. Ia menghamba kepada Abu Sofyan, ketua kelompok elit Quraisy yang berkuasa. Ia telah menjadi tonggak kebengisan Bani Umayyah. Pada perang Uhud, Wahsyi mengendap-endap di belakang al-asadullah Hamzah bin Abdul Muthalib, Pamanda tercinta Nabi SAW, dengan tombak tajam di tangannya. Kemudian dengan cepat ia melempar tongkat itu dan menembus jantung Hamzah dari belakang. Hamzah gugur. Hindun istri Sofyan berteriak gembira. Ia memotong telinga dan hidung Hamzah, membelah perutnya, mengalungkan ususnya ke lehernya, dan mencoba menelan hatinya. Hari itu hari paling bahagia bagi Wahsyi. Hindun membabaskannya. Hari itu juga hari paling kelabu bagi Rasulullah SAW. Air matanya deras mengalir ketika melihat tubuh pamannya dalam keadaan mengenaskan. Dadanya menggelak karena marah. Ketika ia

pulang ke Madinah, ia mendengar banyak orang menagis. Dengan sendu, Nabi yang mulia berkata, “Sayang, tak seorang pun menangisi Hamzah.” Nabi tahu Hamzah hijrah ke Madinah sebatang kara.

Delapan tahun kemudian, Nabi menaklukkan Makkah. Sebagian dari pembunuh kaum muslimin melarikan diri. Sebagian lagi berkumpul di Makkah menunggu hukuman Rasul. Di hadapan tengkuk-tengkuk merunduk, Nabi berkata, “Pergilah, aku memaafkan kalian.” Kepada yang lari, Nabi menawarkan ampunan.

Wahsyi, yang lari keThaif, mendengar berita itu. Ia menemui Rasulullah SAW., “Ya Muhammad, mengapa Anda memenggilku. Bukankah menurut Anda, siapa yang membunuh, musyrik, atau berzinah, ia sudah melakukan dosa besar, akan dilipatgandakan siksa baginya pada hari kiamat kelak, kekal di sana dalam keadaan hina. Padahal aku melakukan semuanya. Masih adakah maaf bagiku?” Kemudian turunlah ayat :

Artinya :

žwÎ) `tB z>$s? šÆtB#uäur Ÿ@ÏJtãur WxyJtã $[sÎ=»|¹ šÍ´¯»s9’ré’sù ãAÏd‰t6ムª!$# ôMÎgÏ?$t«Íh‹y™ ;M»uZ|¡ym 3 tb%x.ur ª!$# #Y‘qàÿxî $VJŠÏm§‘ ÇÐÉÈ

“Kecuali orang yang telah tobat dan mengerjakan perbuatan baik, maka kejahatan orang itu diganti Allah dengan kebaikan. Dan Allah Mahapengampun lagi Mahapenyayang” (QS. Al-Furqan : 70)

Wahsyi berkata, “Ya Muhammad, ini syarat yang berat ─ kecuali orang yang tobat dan mengerjakan perbuatan baik ─ Aku mungkin tidak sanggup melakukannya”. Turunlah ayat lain:

¨

Artinya :

“Sesungguhnya Allah itu tidak mengampuni dosa, jika Dia sipersekutukan; tetapi diampuninya selain dari itu bagi siapa yang disukainya”. (Al-Nisa 48).

Wahsyi berkata, “Ya, Muhammad, ini kalau Allah menyukainya. Saya tidak tahu apakah Allah mengampuniku atau tidak. Adakah yang lain?.” Allah swt. menurunkan ayat lagi untuk menjawabnya:

Artinya :

“Katakanlah: Hai hamba-hambaku yang melampaui batas kecelakaan dirinya sendiri?

Janganlah kamu putus harapan dari kasih sayang Allah? Sesungguhnya Allah itu mengampuni segenap dosa. Seseungguhnya dia maha pengampun dan penyayang”. (Al- Zumar 53)

Wahsyi berkata, “Hadza na’am.” Mendengar itu orang-orang berkata, “Ya Rasul Allah, kami juga mengalami apa yang dialami Wahsyi”. Nabi yang mulia berkata, “Ayat ini berlaku bagi semua kaum muslim” (Hayat al-Shahabat 1:42; Tafsir al-Durr al-Mantsur 6:278).

Alangkah besarnya ampunan Allah. Anda berada dalam perjalanan di padang pasir, anda kehilangan unta untuk mengankut perbekalan anda. Ketika anda risau, anda melihat unta itu berjalan, kembali kepada anda, lengkap dengan perbekalan yang dipikulnya. Anda tentu akan senang sekali. “Ketahuilah”, kata Rasulullah saw., “Tuhan lebih senag lagi dari itu, apabila Ia melihat hambanya berjalan kembali kepada-Nya”. Marilah kita kembali lagi kepada-Nya. Seperti Wahsyi, kita datang kepada-Nya dengan dosa yang tidak terbilang. Tuhan ampuni hamba..

sumber http://aliyahcijulang.wordpress.com

Tentang DKR SENDANG AGUNG

Nyiur Jaya Sendang Agung
Tulisan ini dipublikasikan di PRAMUKA. Tandai permalink.

2 Balasan ke Panduan Penegak Bantara

  1. Mustolih Badrun berkata:

    Mas aku orang Purwodadi kec. Bangunrejo Lampung tengah (dulu) sekarang katanya Kab. Gunung Sugih.
    saya telah baca web Anda. Saya jadi ingat semasa saya dikampung (lampung) dulu, terutama foto yang Anda tampilkan diatas. Seperti mengingatkan saya pada masa SMA di kalireja sekitar tahun 1986. Sudah lama sekali. Sekarang saya tinggal di Pamulang Kab. Tangerang Selatan. sudah sekitar 20 tahun.
    jadi seperti kenangan manis bila membaca web Anda.

    Terima kasih
    Mustolih Badrun
    Alumni SMA Muhammadiyah Kalireja tahun 1986-1987
    Salam Kenal.

    Ini alamat email saya : trixieprint@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s